MARKET DATA

Diplomasi Energi Ala Bahlil di Jepang Demi Capai Swasembada Energi RI

Verda Nano Setiawan,  CNBC Indonesia
18 March 2026 20:52
Stok BBM RI Cuma 20 Hari,  Negara Maju Ada yang 11.111 Hari
Foto: Infografis/Stok BBM RI Cuma 20 Hari, Negara Maju Ada yang 11.111 Hari/Aristya Rahadian

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah terus memperkuat posisi sektor Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Indonesia di kancah global guna menjaga ketahanan energi nasional sekaligus mendorong terwujudnya swasembada energi.

Hal ini dilakukan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia melalui diplomasi energi dalam kunjungan kerjanya ke Tokyo, Jepang, akhir pekan lalu.

Dalam kesempatan itu, Bahlil aktif memanfaatkan forum Indo-Pacific Energy Security Ministerial and Business Forum (IPEM) serta sejumlah pertemuan bilateral dengan negara mitra untuk mendorong kerja sama konkret dan saling menguntungkan.

"Di tengah ketidakpastian pasokan energi dunia saat ini, kita perlu memperkuat kolaborasi yang saling mengangkat satu sama lain bukan justru saling menjatuhkan satu sama lain," kata Bahlil di hadapan para delegasi forum IPEM, Tokyo, dikutip dari keterangan resmi, Rabu (18/3/2026).

Diplomasi energi yang dilakukan Bahlil diwujudkan melalui sejumlah kesepakatan strategis. Bersama negara tuan rumah, Jepang, Indonesia menandatangani kerja sama di bidang mineral kritis dan energi nuklir yang ditargetkan untuk memperkuat rantai pasok energi masa depan sekaligus mendukung mendukung pengembangan teknologi energi masa depan di kawasan Asia-Pasifik.

Salah satu hasil utama dari pertemuan tersebut Adalah penandatanganan Memorandum of Cooperation (MoC) di dua bidang strategis, yaitu mineral kritis dan energi nuklir. Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat sistem energi yang lebih terintegrasi, tangguh, dan berkelanjutan.

"Saya sangat menyambut baik tentang memorandum yang kita hari ini tandatangani, khususnya di bidang mineral kritis, kami sangat terbuka, kami dengan senang hati untuk meminta kepada pemerintah Jepang maupun teman-teman pengusaha Jepang untuk bisa mengelola bersama-sama mineral kritis kami yang ada di Indonesia," ungkap Bahlil.

Di kawasan ASEAN, Indonesia juga mencatat kemajuan signifikan dalam pembahasan kerja sama energi dengan Singapura. Bertemu dengan Minister for Manpower sekaligus penanggung jawab energi Singapura Tan See Leng, Bahlil mematangkan rencana pengembangan Kepulauan Riau menjadi hub industri teknologi hijau.

"Saya sudah mendapat laporan bahwa kawasan industri sudah hampir final. Nanti kita akan bangun di wilayah Kepulauan Riau (Kepri). Dan ini saya lagi meng-clear-kan. Kalau itu sudah selesai, maka saya pikir ini salah satu kemajuan dalam persiapan," ujarnya dalam pertemuan itu.

Tidak hanya dengan Singapura, bersama Deputy Minister (Energy) at the Prime Minister's Office Brunei Darussalam, Dato Seri Paduka Awang Haji Mohamad Azmi Bin Haji Mohd Hanifah, Bahlil membahas langkah konkret kerja sama energi, mulai dari penguatan ketahanan pasokan minyak hingga peluang kolaborasi pengembangan energi baru terbarukan (EBT).

Memperkuat kerja sama dengan Amerika Serikat (AS), pada forum IPEM Bahlil dan Sekretaris Energi AS Chris Wright secara resmi mengumumkan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) concerning Energy Cooperation antara Kementerian ESDM RI dan Department of Energy AS.

MoU ini merupakan payung kerja sama antara Indonesia dan AS di sektor ESDM, sebagai pembaharuan dari perjanjian dengan judul sama yang ditandatangani pada 27 Oktober 2015.

Ruang lingkup kerja sama dalam MoU ini mencakup berbagai sektor strategis, antara lain hidrokarbon, ketenagalistrikan dan jaringan listrik, bahan dan mineral kritis, energi panas bumi dan bioenergi, ketahanan dan keandalan sektor energi dan pertambangan, serta teknologi mutakhir termasuk enhanced oil recovery (EOR), energy storage, dan penangkapan dan pemanfaatan karbon.

Melalui pendekatan diplomasi yang aktif dan berbasis kepentingan nasional, Indonesia menegaskan perannya sebagai mitra strategis dari negara-negara sahabat dalam menjaga stabilitas energi global, sekaligus sebagai pusat pertumbuhan energi bersih dan industri hijau.

(wia) Add as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Bahlil Pamer Capaian Produksi Minyak di Hadapan Anggota DPR


Most Popular
Features