RI Kena Imbas Perang Timur Tengah, Gus Ipul Usul Bansos Ditambah

Romys Binekasri, CNBC Indonesia
Rabu, 18/03/2026 17:50 WIB
Foto: Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul). (Dok. PBNU)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menilai perang yang saat ini terjadi di Timur Tengah berpotensi menimbulkan dampak sosial berupa inflasi dan penurunan daya beli masyarakat Indonesia. Khususnya pada masyarakat kelompok rentan pada Desil 1 hingga Desil 4 DTSEN.

"Bisa jadi yang berada di Desil 5 turun ke Desil 4, 6 misalnya bisa turun. Kita belum bisa mengukur secara langsung, tetapi asumsinya saja pasti akan ada satu proses yang mungkin membuat seseorang atau keluarga turun kelas. Tapi juga kita harus yakin dan bisa meyakini juga akan ada sebagian lagi yang naik kelas. Karena begitulah siklusnya," ujar Gus Ipul dalam keterangannya, Rabu (18/3/2026).


Dengan demikian, data menjadi kunci utama untuk mencegah lonjakan kemiskinan baru dan menahan kerentanan sosial. Dalam situasi krisis perlu adanya penguatan bansos di antaranya, yakni opsi top-up bantuan, dan perluasan sementara penerima seperti BLTS.

"Di sinilah data-data harus terus dimutakhirkan. Jangan sampai kita kedodoran ketika nanti ada top-up atau juga perluasan penerima sementara. Jadi saya minta ini betul-betul diantisipasi. Perkuat kolaborasi, perkuat langkah untuk merespon berbagai perkembangan yang ada di masyarakat," kata Gus Ipul.


(rob/mij) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: THR Datang, Pajak Menyusul