Purbaya Cek Pasar di Yogyakarta Jelang Lebaran, Tak Diduga Temukan Ini
Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa telah mengunjungi pusat pedagang kaki lima Teras Malioboro dan Pasar Beringharjo, Kota Yogyakarta. Kunjungan yang didampingi oleh Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X tersebut untuk memastikan bahwa pasar tradisional tetap hidup.
"Kita mau lihat apakah betul pasar-pasar tradisional sudah mati, ternyata di sini masih rame," ujarnya melalui akun sosial media Instagramnya, Rabu (18/3/2026).
Purbaya mengatakan, perputaran ekonomi di pasar tradisional di kawasan tersebut cukup tinggi mencapai Rp 2 triliun per tahun. Hal itu membuktikan ekonomi telah berangsur membaik meskipun belum mencapai kondisi maksimal.
"Di sini setahun sampai Rp 2 triliun, lho. Dan akhir-akhir ini makin rame, makin rame, makin rame," ungkapnya.
Ia berharap, ke depannya pasar tradisional dapat menjadi motor penggerak perekonomian. Tentunya dengan dukungan akses pembiayaan.
"Tadi ada beberapa pedagang yang minta Kalau bisa dikasih pinjaman murah. Tapi saya tanya pengelola sini, sudah kerjasama dengan keuangan. Jadi uangnya sudah cukup," ucapnya.
Dalam kunjungannya, Ia juga berinteraksi dengan para pedagang batik yang menawarkan dagangannya. Menurutnya, harga produk yang dijajakan cukup sepadan dengan kualitasnya.
Ia menambahkan, meskipun pemulihan ekonomi belum 100% merata di semua pedagang, namun tapi tanda-tanda kebangkitan ekonomi Tanah Air dianggap nyata karena ramainya aktivitas jual beli.
Purbaya sempat dihadang sekelompok ibu-ibu yang protes tentang program Makan Bergizi Gratis (MBG). Para orang tua tersebut meminta MBG dihentikan. Purbaya menerima keluhan itu dan akan menyampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto.
(rob/mij) Add
source on Google