Foto Internasional

Konflik 2 Negara Muslim Pecah Lagi, Serangan Jet Tewaskan 400 Warga

Reuters, CNBC Indonesia
Selasa, 17/03/2026 12:40 WIB

Sedikitnya 400 orang tewas dan 250 luka-luka dalam serangan udara Pakistan terhadap rumah sakit rehabilitasi pengguna narkoba di Kabul, Afghanistan.

1/8 Kondisi rumah sakit rehabilitasi pengguna narkoba yang hancur akibat serangan udara Pakistan di Kabul, Afghanistan, Selasa (17/3/2026). (REUTERS/Sayed Hassib)

Seorang tentara Taliban berjalan di lokasi rumah sakit rehabilitasi pengguna narkoba yang hancur akibat serangan udara Pakistan di Kabul, Afghanistan, Selasa (17/3/2026). (REUTERS/Sayed Hassib)

2/8 Kondisi rumah sakit rehabilitasi pengguna narkoba yang hancur akibat serangan udara Pakistan di Kabul, Afghanistan, Selasa (17/3/2026). (REUTERS/Sayed Hassib)

Sedikitnya 400 orang tewas dan 250 luka-luka dalam serangan udara Pakistan terhadap rumah sakit rehabilitasi pengguna narkoba konflik antara kedua negara tetangga tersebut, menurut Taliban Afghanistan dilansir dari Reuters. (REUTERS/Yunus Yawar)

3/8 Kondisi rumah sakit rehabilitasi pengguna narkoba yang hancur akibat serangan udara Pakistan di Kabul, Afghanistan, Selasa (17/3/2026). (REUTERS/Sayed Hassib)

Nampak puing-puing bangunan yang hangus berserakan dan sao terlihat mengepul dari beberapa bangunan. (REUTERS/Sayed Hassib)

4/8 Kondisi rumah sakit rehabilitasi pengguna narkoba yang hancur akibat serangan udara Pakistan di Kabul, Afghanistan, Selasa (17/3/2026). (REUTERS/Sayed Hassib)

Beberapa bangunan juga hancur menjadi tumpukan kayu dan logam, hanya sejumlah tempat tidur susun yang masih utuh dan barang-barang pribadi berserakan. (REUTERS/Yunus Yawar)

5/8 Kondisi rumah sakit rehabilitasi pengguna narkoba yang hancur akibat serangan udara Pakistan di Kabul, Afghanistan, Selasa (17/3/2026). (REUTERS/Sayed Hassib)

Pakistan menolak klaim tersebut sebagai palsu dan menyesatkan dan mengatakan bahwa mereka "secara tepat menargetkan instalasi militer dan infrastruktur pendukung teroris" pada Senin (16/3) malam. (Handout via REUTERS)

6/8 Kondisi rumah sakit rehabilitasi pengguna narkoba yang hancur akibat serangan udara Pakistan di Kabul, Afghanistan, Selasa (17/3/2026). (REUTERS/Sayed Hassib)

Serangan udara itu terjadi beberapa jam setelah China mengatakan tetap siap untuk melanjutkan upaya meredakan ketegangan antara negara-negara Islam Asia Selatan tersebut dan mendesak keduanya untuk menghindari perluasan perang dan kembali ke meja perundingan. (Handout via REUTERS)

7/8 Kondisi rumah sakit rehabilitasi pengguna narkoba yang hancur akibat serangan udara Pakistan di Kabul, Afghanistan, Selasa (17/3/2026). (REUTERS/Sayed Hassib)

Konflik yang dimulai bulan lalu itu adalah yang terburuk yang pernah terjadi antara kedua negara tetangga yang berbagi perbatasan sepanjang 2.600 km (1.600 mil).  (REUTERS/Sayed Hassib)

8/8 Kondisi rumah sakit rehabilitasi pengguna narkoba yang hancur akibat serangan udara Pakistan di Kabul, Afghanistan, Selasa (17/3/2026). (REUTERS/Sayed Hassib)

Konflik tersebut sempat mereda di tengah upaya negara-negara sahabat, termasuk China, untuk menengahi dan mengakhiri pertempuran sebelum kembali berkobar. (Handout via REUTERS)

Add as a preferred
source on Google