Iran Tembak Rudal ke Banyak Negara, Hamas Muncul dan Kasih Pesan Ini
Jakarta, CNBC Indonesia - Hamas menyerukan agar Iran tidak menargetkan negara-negara tetangga dalam konflik yang sedang berlangsung di Timur Tengah. Meski demikian, Hamas tetap menegaskan, Teheran memiliki hak untuk membela diri dari serangan Amerika Serikat dan Israel.
Dalam pernyataannya, Hamas menyebut Iran berhak merespons serangan tersebut dengan berbagai cara selama sesuai dengan norma dan hukum internasional. Namun kelompok itu juga mengimbau agar respons Iran tidak diarahkan kepada negara-negara di kawasan sekitarnya.
"Kelompok ini menegaskan hak Iran untuk merespons agresi ini dengan semua cara yang tersedia sesuai norma dan hukum internasional, namun juga menyerukan kepada saudara-saudara kami di Iran agar tidak menargetkan negara-negara tetangga," demikian pernyataan Hamas dikutip dari Reuters, Minggu (15/6/2026).
Pernyataan ini menjadi komentar publik pertama Hamas mengenai kebijakan Iran sejak konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran pecah beberapa waktu lalu. Selama ini Hamas memang menyatakan solidaritas kepada Iran, tetapi cenderung menghindari ancaman balasan secara langsung.
Selain itu, Hamas juga meminta negara-negara di kawasan Timur Tengah serta organisasi internasional untuk segera menghentikan perang yang sedang berlangsung.
Sementara itu, Israel dan Hamas sebelumnya telah menyepakati gencatan senjata di Gaza yang mulai berlaku pada Oktober lalu. Meski demikian, bentrokan sporadis masih terus terjadi sejak saat itu.
Serangan Israel ke Gaza sempat menurun pada awal pecahnya perang dengan Iran, namun dalam beberapa waktu terakhir intensitas serangan kembali meningkat. Di sisi lain, kelompok Hizbullah di Lebanon yang juga bersekutu dengan Iran mulai menembakkan serangan ke Israel pada 2 Maret lalu.
Serangan tersebut disebut sebagai upaya membalas tewasnya pemimpin tertinggi Iran pada awal perang. Israel kemudian membalas dengan menggempur sejumlah wilayah di Lebanon dan menargetkan posisi kelompok tersebut.
Sementara itu, kelompok Houthi di Yaman yang juga bersekutu dengan Iran turut menyatakan solidaritas kepada Teheran. Kelompok ini sebelumnya melancarkan kampanye militer terhadap kapal-kapal yang dianggap berafiliasi dengan Israel di Laut Merah selama perang Gaza berlangsung.
Namun hingga kini, Houthi belum mengancam akan kembali melancarkan serangan baru di kawasan tersebut.
(wur) Add
source on Google