Pesawat Jatuh di Irak, 6 Tentara AS Dikabarkan Tewas!

pgr, CNBC Indonesia
Sabtu, 14/03/2026 07:30 WIB
Foto: Sebuah pesawat tempur Typhoon FGR Mk4 bersiap untuk melakukan operasi serangan udara defensif di seluruh Timur Tengah, 7 Maret 2026. (via REUTERS/AS1 Leah Jones/UK MOD Crown)

Jakarta, CNBC Indonesia - Keenam awak pesawat militer Amerika Serikat (AS) yang jatuh di Irak Barat dinyatakan tewas. Ha ini diungkap langsung dari pernyataan resmi militer AS.

Mengutip The Guardian, pesawat pengisian bahan bakar militer KC-135 itu jatuh di Irak barat pada Kamis (12/3/2026), dalam insiden yang menurut militer melibatkan pesawat lain namun bukan akibat tembakan musuh atau tembakan kawan.

Gurun barat Irak merupakan hamparan luas dataran berbatu yang sebagian besar kosong, namun juga menjadi lokasi pangkalan bagi banyak milisi Syiah yang bersekutu dengan Iran. Wilayah ini telah menjadi sasaran serangan udara berulang kali oleh Israel dan AS.


Sejak serangan gabungan AS-Israel di Irak dimulai hampir dua minggu lalu dan menjerumuskan Timur Tengah ke dalam perang, berbagai serangan yang diduga dilakukan oleh faksi-faksi pro-Iran telah menargetkan wilayah tersebut, tempat pasukan asing ditempatkan sebagai bagian dari koalisi anti-jihadis internasional.

Dalam pernyataan sebelumnya, Komando Pusat AS (CENTCOM) mengatakan telah melakukan upaya penyelamatan setelah pesawat pengisi bahan bakar AS KC-135 jatuh. Pesawat kedua yang terlibat dalam kecelakaan tersebut mendarat dengan selamat.

Ini adalah pesawat AS keempat yang hilang sejak AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari. Tiga jet tempur Angkatan Udara AS secara keliru ditembak jatuh oleh pertahanan udara Kuwait pada awal Maret. Semua awak di jet-jet tersebut berhasil melompat keluar dengan selamat.


(pgr/pgr) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Pesawat Pengisian BBM AS Jatuh di Irak Barat