Siaga 1 Perang Melebar, Sirine Mengaung dari Pangkalan Udara NATO
Jakarta, CNBC Indonesia- Sirene dilaporkan terdengar di pangkalan udara Incirlik Turki, fasilitas NATO utama tempat pasukan AS ditempatkan di dekat kota Adana di tenggara, Jumat (13/3/2026). Hal ini dilaporkan kantor berita negara Anadolu, sebagaimana dimuat AFP.
Tidak ada komentar resmi segera mengenai insiden tersebut. Namun, perlu diketahui, ini terjadi empat hari setelah pertahanan udara NATO menembak jatuh rudal balistik di wilayah udara Turki yang ditembakkan dari Iran, yang kedua dalam lima hari.
Warga Adana, yang terletak 10 kilometer dari pangkalan, juga dilaporkan laman lokal Ekononim terbangun sekitar pukul 03.25 waktu setempat oleh sirene tersebut. Sirine berbunyi sekitar lima menit lamanya.
"Peringatan merah berbunyi di pangkalan tersebut," tulis laman itu.
Sementara itu, beberapa orang mengunggah rekaman video ponsel di media sosial yang menunjukkan gambar bercahaya terbang di langit, yang mengindikasikan kemungkinan rudal yang menuju pangkalan udara tersebut. Di seluruh kota, sirene dari mobil pemadam kebakaran dan pasukan keamanan terdengar cukup lama.
NATO sendiri mengatakan telah menembak jatuh rudal balistik kedua yang ditembakkan dari Iran pada hari Senin. Ini memicu peringatan keras dari Turki kepada Teheran agar tidak mengambil "langkah-langkah provokatif".
Pengumuman itu datang tak lama setelah Washington mengatakan akan menutup konsulatnya di Adana, dan mendesak semua warga negara Amerika untuk meninggalkan Turki bagian tenggara. Sejak perang AS-Israel melawan Iran dimulai, Teheran telah melancarkan serangan di seluruh Timur Tengah.
Di Turki, selain pangkalan udara Incirlik, pasukan AS juga ditempatkan di Kurecik, pangkalan Turki lainnya yang merupakan fasilitas NATO di tengah negara itu, tempat sistem pertahanan rudal Patriot dikerahkan pada hari Selasa. Rudal pertama berhasil dicegat oleh pertahanan NATO di wilayah udara Turki pada tanggal 4 Maret.
(sef/sef) Add
source on Google