bank bjb dan LPK Dorong Perencanaan Pensiun Sejak Dini
Jakarta, CNBC Indonesia - bank bjb secara menandatangani Perjanjian Kerja Sama Pemanfaatan Program Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) bagi Pekerja Magang Indonesia bersama sejumlah Lembaga Pelatihan Kerja (LPK). Melalui program DPLK bjb siap, bank bjb menghadirkan produk perencanaan pensiun yang dirancang untuk memberikan perlindungan finansial sejak usia produktif hingga masa purna tugas.
bank bjb menandatangani perjanjian kerja sama dengan beberapa LPK, antara lain LPK Komatsu Training Center, LPK Kagayaki, LPK Ji Trust, LPK Mirai Nusantara, LPK Mulia Mandiri Indonesia, LPK Asta Karya dan LPK Mamoru Global Partners. Sementara itu, LPK Amanat Negeri Sakura telah lebih dahulu menjalin kerja sama dengan bank bjb pada tahun 2025.
Melalui sinergi ini, bank bjb berupaya memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai pentingnya perencanaan keuangan jangka panjang kepada peserta pelatihan, tenaga kerja, serta alumni LPK. Edukasi dan literasi keuangan menjadi fokus utama kerja sama, guna menumbuhkan kesadaran sejak dini akan pentingnya mempersiapkan masa depan secara mandiri dan terencana.
Keterlibatan berbagai LPK tersebut mencerminkan kuatnya komitmen bersama dalam membangun sistem perlindungan finansial yang terintegrasi bagi peserta magang dan tenaga kerja muda. Dalam implementasinya, DPLK bank bjb menyediakan solusi perencanaan pensiun yang terstruktur, fleksibel, dan sesuai dengan kebutuhan peserta dari berbagai latar belakang. Di sisi lain, Lembaga Pelatihan Kerja berperan aktif dalam mendukung proses sosialisasi, pendampingan, serta integrasi program DPLK kepada seluruh peserta.
Produk DPLK bank bjb memiliki berbagai keunggulan, mulai dari hasil investasi yang kompetitif, pengelolaan dana yang profesional, hingga persyaratan kepesertaan yang mudah dan terjangkau. Kemudahan akses layanan turut didukung melalui pemanfaatan bjb DIGI serta website resmi DPLK bank bjb yang telah terintegrasi secara digital.
Melalui platform tersebut, peserta dapat memantau saldo dan mutasi, membuka dan menambah kepesertaan, melakukan top up iuran, serta mengakses berbagai layanan lainnya secara mandiri. Dari sisi kinerja, DPLK bank bjb terus mencatatkan pertumbuhan positif baik dari sisi dana kelolaan maupun jumlah peserta.
Per Januari 2026, dana kelolaan DPLK bank bjb tercatat mencapai Rp2,226 triliun, tumbuh sebesar Rp336,747 miliar secara tahunan. Pada periode yang sama, jumlah Peserta mencapai 219.028, atau meningkat 19.600 Peserta dibandingkan tahun sebelumnya. Capaian tersebut mencerminkan tingginya kepercayaan dunia usaha dan masyarakat terhadap pengelolaan dana pensiun oleh bank bjb.
Dengan kepemilikan tabungan investasi sejak dini, peserta diharapkan mampu membangun kemandirian finansial serta mengurangi risiko ketidakpastian di masa depan. Melalui penguatan program DPLK, bank bjb senantiasa terus menghadirkan layanan yang adaptif terhadap dinamika kebutuhan tenaga kerja.
Kolaborasi ini sekaligus membuka peluang pengembangan program-program lanjutan yang semakin relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Dengan semangat kolaborasi berkelanjutan, bank bjb berupaya menciptakan nilai tambah yang nyata bagi seluruh pemangku kepentingan.
(rah/rah) Add
source on Google