17 Fakta Terkini Perang Iran VS AS-Israel, Trump Disebut 'Setan'
Jakarta, CNBC Indonesia - Perang masih berkecamuk di Timur Tengah. Usai serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel ke Teheran, 28 Februari, Iran melakukan pembalasan dengan menyasar Tel Aviv dan negara-negara Arab tempat pangkalan militer Amerika, menutup Selat Hormiz, serta menyerang infrastruktur energi Teluk.
Sejumlah fakta terkini terungkap Kamis (12/3/2026). Berikut rangkuman CNBC Indonesia:
1.Kapal kontainer Kena Serang Lagi
Sebuah proyektil menghantam kapal kontainer dekat Uni Emirat Arab (UEA) pada hari Kamis. Ini menyebabkan kebakaran kecil di atas kapal, merujuk pernyataan badan maritim Inggris.
2.Awak Kapal Terjebak di Selat Hormuz
Tiga awak kapal yang diyakini terjebak di atas kapal pengangkut curah Thailand yang terkena proyektil saat melintasi Selat Hormuz. Hingga hari ini, mereka dilaporkan AFP, belum berhasil diselamatkan.
3.Tangki Bahan Bakar Bahrain Diserang
Bahrain melaporkan lagi serangan terhadap fasilitas energinya. Serangan balasan Iran menyebut tangki bahan bakar meledak di Muharraq, salah satu dari empat kegubernuran administratif negara itu.
4.Serangan Drone ke Ladang Minyak Saudi
Arab Saudi kembali diserang drone. Kementerian Pertahanan mengatakan telah mencegat dan menghancurkan dua drone yang menuju ladang minyak Shaybah ,di tenggara negara itu.
Sebelumnya kementerian mengatakan telah menembak jatuh satu drone yang mendekati distrik yang menampung kedutaan asing. Drone lain ditembak di wilayah timur.
5.Kuwait Cegat Serangan Drone
Di sisi lain, Kementerian pertahanan Kuwait juga mengatakan telah mencegat beberapa drone. Media pemerintah melaporkan kebakaran terjadi di sebuah gedung perumahan, yang mengakibatkan dua orang terluka.
6.Israel Diserbu Rudal
Militer Israel mengatakan gelombang rudal baru menyerbu negeri itu, menyusul gelombang serangan sebelumnya yang bertepatan dengan serangan Israel di Teheran dan Beirut. Militer mengatakan telah mengerahkan pertahanan udara untuk mencegatnya.
Sebagai tanggapan, Israel mengatakan sedang melakukan serangan "skala besar" di Teheran dan benteng Hizbullah di Beirut. Selain Iran, Israel juga dikepung Hizbullah dari Lebanon, proksi Iran di Timur Tengah.
7.Serangan Udara di Pangkalan Militer AS
Serangan udara juga dilaporkan di Irak. Rudal menargetkan pangkalan di bagian utara menewaskan sedikitnya dua orang.
8.Serangan di Beirut
Kementerian kesehatan Lebanon mengatakan bahwa tujuh orang tewas dan 21 luka-luka dalam serangan Israel di daerah tepi laut Beirut, tempat beberapa pengungsi tidur di tempat terbuka. Serangan dilakukan beberapa jam setelah serangan lain di jantung ibu kota Lebanon dilakukan Israel.
9.Trump Sebut Iran "Hampir Kalah"
Presiden AS Donald Trump menegaskan kembali pernyataannya bahwa serangan AS terhadap Iran praktis telah mengalahkan republik tersebut. Hal itu dikatakan Trump kepada wartawan, setelah menyampaikan pidato kepada para pendukungnya di AS.
"Mereka hampir berada di ujung garis," kata Trump.
"Kita telah menang... Kita menang.. dalam satu jam pertama semuanya berakhir," klaimnya.
10.Kapal Tanker Minyak Diserang
Dua kapal tanker minyak diserang di lepas pantai Irak. Hal ini dikatakan pemerintah kepada kantor berita INA, sementara televisi pemerintah menyiarkan gambar kapal yang dilalap api.
"Setidaknya satu awak kapal tewas dan beberapa lainnya hilang. Sementara 38 orang telah diselamatkan," kata otoritas pelabuhan dimuat AFP.
11.AS Lepas 172 Juta Barel Minyak
Kenaikan harga minyak akibat perang Iran melawan AS-Israel di Timur Tengah membuat sejumlah negara mencari cara untuk menekan inflasi. AS misalnya kan melepaskan 172 juta barel minyak dari cadangan minyak strategisnya sebagai bagian dari kesepakatan di antara anggota Badan Energi Internasional (IEA) untuk meredakan gejolak pasar.
Departemen Energi AS mengatakan itu setelah, 32 anggota IEA sebelumnya sepakat untuk melepaskan 400 juta barel minyak cadangan, terbesar yang pernah ada. AS, yang juga negara IEA, akan memulai mengguyur minyak cadangannya ke pasar minggu depan dan selesai dalam waktu sekitar 120 hari.
12.Iran dan Hizbullah 'Bersatu'
Garda Revolusi Iran (IRGC) mengatakan mereka telah melakukan operasi rudal gabungan dengan sekutu Lebanon, Hizbullah, terhadap target di Israel. Pernyataan itu muncul setelah Hizbullah mengatakan telah meluncurkan puluhan roket dan rudal canggih ke Israel utara.
13.Biaya Perang AS Tembus US$11,3 M dalam 6 Hari
Amerika telah mengeluarkan biaya US$ 11,3 miliar atau sekitar Rp 191 miliar di minggu pertama perang melawan Iran. Hal ini terungkap dari laporan militer ke parlemen, dalam sebuah pengarahan di Pentagon, menurut laporan New York Times, Rabu waktu setempat.
14.Israel Serang Drone ke Teheran
Serangan drone Israel dilakukan ke Teheran. Serangan ini menewaskan beberapa anggota pasukan keamanan Iran yang ditempatkan di pos pemeriksaan di Teheran, kata kantor berita Fars.
15.Dewan Keamanan PBB Tuntut Iran Setop Perang?
Dewan Keamanan (DK) PBB mengadopsi resolusi yang menyerukan Iran untuk menghentikan serangannya terhadap negara-negara Teluk. Anehnya DK tak menyebutkan serangan AS dan Israel terhadap Iran.
Pemungutan suara dilakukan di mana 13 suara meminta Iran menyetop perang sementara nol tidak setuju. Dua sekutu Iran, China dan Rusia, yang memiliki hak veto abstain.
16 Trump Disebut 'Setan'
Seorang penasihat militer senior Iran untuk Ayatollah Mojtaba Khamenei, Yahya Rahim Safavi, mengecam Presiden AS Donald Trump. Dalam pernyataannya di televisi pemerintah, ia pun mengulangi ancaman untuk memusnahkan Israel.
"Trump adalah presiden Amerika yang paling korup dan bodoh," katanya dimuat AFP.
"Dia adalah Setan itu sendiri," ujarnya.
17.Korban Tewas di Lebanon Tembus 630 Orang
Lebanon mengatakan jumlah korban tewas dalam 10 hari pertempuran antara Israel dan Hizbullah selama perang Timur Tengah telah melampaui 630 orang. Pemerintah sempat mengatakan negara itu hampir kolaps.
(sef/sef) Addsource on Google [Gambas:Video CNBC]