5 Photos
Potret Warga Panic Buying LPG Gegara Perang AS-Israel Vs Iran
Warga India antre LPG di tengah kekhawatiran krisis energi akibat konflik Timur Tengah. Pemerintah menegaskan pasokan cukup dan mengimbau warga tidak panik.
Warga berkumpul di depan sebuah agen LPG untuk mengisi ulang tabung gas di Chennai, India, Rabu, di tengah gangguan pasokan akibat konflik AS–Israel dengan Iran. Antrean di pusat distribusi muncul karena meningkatnya kekhawatiran akan potensi kelangkaan gas rumah tangga seiring krisis energi yang dipicu situasi di Timur Tengah. (REUTERS/Riya Mariyam R)
Mengutip Reuters, Jumat (12/3/2026), kekhawatiran itu muncul setelah Qatar pekan lalu memutuskan menghentikan produksi gas menyusul serangan Iran terhadap negara-negara Teluk. Serangan tersebut terjadi setelah konflik yang melibatkan Israel dan Amerika Serikat terhadap Iran semakin memanas, memicu kekhawatiran gangguan pasokan energi global. (REUTERS/Riya Mariyam R)
Qatar merupakan pemasok utama gas alam cair bagi India. Gangguan produksi di negara tersebut menimbulkan kekhawatiran bahwa dampaknya dapat meluas hingga memengaruhi ketersediaan bahan bakar domestik, termasuk LPG yang banyak digunakan masyarakat untuk memasak. (REUTERS/Francis Mascarenhas)
Menanggapi kekhawatiran tersebut, Menteri Perminyakan India, Hardeep Singh Puri, pada Selasa (10 Maret) menegaskan bahwa tidak ada kekurangan LPG untuk kebutuhan rumah tangga. Ia juga berupaya menenangkan masyarakat setelah muncul laporan mengenai pembelian panik di sejumlah wilayah. (REUTERS/Francis Mascarenhas)
Pemerintah India juga mengambil langkah antisipasi dengan memberlakukan kewenangan darurat dan mengarahkan kilang-kilang minyak untuk memaksimalkan produksi LPG. Langkah ini dilakukan guna memastikan pasokan tetap stabil dan mencegah terjadinya kekurangan bahan bakar memasak yang penting bagi masyarakat. (REUTERS/Francis Mascarenhas)
source on Google