Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menyetujui lima nama untuk mengisi kekosongan pemimpin Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Adapun posisi yang disetujui adalah Ketua, Wakil Ketua dan 3 Kepala Eksekutif OJK, Rabu (11/3/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabk)
Sebelumnya, Friderica telah lebih dulu dilantik menjadi Pejabat Sementara (Pjs) Ketua OJK menggantikan Mahendra Siregar yang mundur akhir Januari lalu usai rentetan kabar buruk menimpa pasar modal RI, dipicu oleh pembekukan saham Indonesia di indeks MSCI. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Sebagai Ketua OJK, Friderica hadir dengan rekam jejak panjang, pemahaman mendalam, dan pengalaman lintas peran di sektor jasa keuangan, khususnya pasar modal. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Komisi XI DPR memutuskan Hernawan Bekti Sasongko sebagai wakil ketua dewan komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Sebagai informasi, Hernawan bukan wajah baru di OJK. Saat ini dia menjabat sebagai anggota Badan Supervisi Otoritas Jasa Keuangan sejak 2023. Selain itu dia juga tercatat sebagai komisaris PT Kliring Berjangka Indonesia sejak 2022. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menyetujui Hasan Fawzi untuk mengisi kekosongan posisi Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon Otoritas Jasa Keuangan (OJK). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Sebelumnya, Hasan telah lebih dulu dilantik menjadi Pejabat Sementara (Pjs) pengawas pasar modal OJK menggantikan Inarno Djajadi yang mundur akhir Januari lalu usai rentetan kabar buruk menimpa pasar modal RI, dipicu oleh pembekukan saham Indonesia di indeks MSCI. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menyetujui Adi Budiarso menjadi Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggantikan Hasan Fawzi. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menyetujui Dicky Kartikoyono menjadi Kepala Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen (PEPK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggantikan Friderica Widyasari Dewi. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki
Mengutip laman resmi BI, Dicky Kartikoyono lahir di Jakarta pada 1967. Ia menyelesaikan pendidikan sarjana di Bidang Akuntansi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi YAI pada 1994. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki
Lima nama yang terpilah di atas untuk selanjutnya dijadwalkan pada tanggal 12 Maret 2025 akan ditetapkan DPR dalam Rapat Paripurna. (CNBC Indonesia/Muhamad sabki)
Diketahui Presiden Prabowo Subianto sebelumnya telah mengirimkan daftar 10 nama calon anggota dewan komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pilihannya ke DPR RI, untuk diuji kelayakan dan kepatutan alias fit and proper test di Komisi XI. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)