MARKET DATA

Luhut Ramal Perang Iran-AS Berakhir Sebentar Lagi: Tak Ada Krisis BBM!

Arrijal Rachman,  CNBC Indonesia
11 March 2026 10:35
Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan. (Dok. Humas DEN)
Foto: Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan. (Dok. Humas DEN)

Jakarta, CNBC Indonesia - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Panjaitan memastikan, gejolak di pasar energi global yang terjadi semenjak meletusnya perang Amerika Serikat-Israel dengan Iran tak mengganggu pasokan bahan bakar minyak (BBM) dan LPG di Indonesia.

Ia mengatakan, perkembangan global menunjukkan adanya sejumlah faktor yang berpotensi meredakan tekanan terhadap pasar energi, termasuk kemungkinan pelepasan cadangan minyak oleh negara-negara G7 serta proyeksi meredanya dinamika geopolitik dalam beberapa minggu ke depan.

"Kami optimistis kondisi cadangan energi nasional tetap mencukupi dan dapat dijaga dengan baik," kata Luhut melalui keterangan tertulis, Rabu (11/3/2026).

Ketua DEN menegaskan bahwa pemerintah akan terus memantau perkembangan situasi secara intensif untuk memastikan stabilitas pasokan energi nasional tetap terjaga.

Ia bahkan mengaku telah memanggil Direktur Perencanaan dan Pengembangan Bisnis Pertamina Patra Niaga dan Direktur Operasi Kilang untuk menerima penjelasan lansgung soal kondisi cadangan energi nasional, serta strategi mitigasi yang telah disiapkan oleh Pertamina untuk menjaga stabilitas pasokan.

"Saya baru saja mendengarkan langsung penjelasan dari Pertamina Patra Niaga. Secara umum kondisi pasokan BBM nasional masih mencukupi dan tidak ada isu krisis bahan bakar kendaraan. Cadangan kita berada pada level yang cukup untuk menjaga stabilitas pasokan," ujar Luhut.

Cadangan LPG nasional saat ini kata dia juga tergolong mencukupi. Meski menghadapi tekanan dari dinamika geopolitik global yang berpotensi mempengaruhi rantai pasok energi, Pertamina kata dia telah menyiapkan berbagai langkah mitigasi untuk memastikan pasokan tetap terjaga.

Adapun strategi mitigasi tekanan pasokan di dalam negeri kata dia akan dilakukan Pertamina dengan optimalisasi produksi kilang, termasuk pengalihan sebagian produksi dari propylene menjadi LPG, peningkatan produksi Pertalite dari kilang domestik, serta renegosiasi dan penguatan koordinasi dengan pemasok internasional.

Selain itu, koordinasi juga dilakukan antara PGN dan Pertamina Patra Niaga untuk memaksimalkan penggunaan CNG bagi sektor industri yang memungkinkan beralih dari LPG, sehingga distribusi LPG dapat lebih difokuskan untuk kebutuhan rumah tangga.

"Pemerintah melalui Pertamina sudah menyiapkan langkah-langkah mitigasi yang konkret. Mulai dari optimalisasi produksi kilang, penyesuaian produksi energi, hingga koordinasi dengan pemasok global. Ini menunjukkan bahwa sistem energi kita cukup tangguh dalam menghadapi dinamika global," tegasnya.

Dalam pertemuan tersebut juga disampaikan perkembangan mengenai dua kapal tanker milik Pertamina yang saat ini berada di wilayah yang terdampak dinamika geopolitik global.

Pertamina memastikan bahwa kapal MT Pertamina Pride dan MT Gamsunoro saat ini berada dalam kondisi aman dan berstatus standby atau hold position, bukan dalam kondisi darurat.

Komunikasi dengan kedua kapal tersebut terus dilakukan secara berkala setiap empat jam untuk memastikan keselamatan kru serta memantau perkembangan situasi di lapangan.

Dalam kesempatan itu, Luhut juga memastikan, pemerintah telah mengambil langkah-langkah antisipatif untuk memastikan keamanan pasokan energi menjelang periode mudik Lebaran, termasuk melalui penguatan koordinasi dengan BUMN energi dan pemantauan distribusi secara lebih intensif di berbagai wilayah.

"Pemerintah juga telah menyiapkan langkah-langkah antisipasi untuk memastikan pasokan BBM dan LPG tetap aman menjelang mudik dan Hari Raya Idul Fitri. Kami ingin memastikan masyarakat yang akan melakukan perjalanan dan perayaan Idul Fitri dapat merasa tenang karena kebutuhan energi selama periode tersebut tetap tersedia dengan baik," ujar Luhut.

(arj/haa) Add as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Integrated Terminal Dumai, Penjaga Pasokan Energi di Tengah Sumatera


Most Popular
Features