MARKET DATA

SMI Targetkan Pendanaan Rp 24 Triliun Buat Proyek Infrastruktur 2026

Zahwa Madjid,  CNBC Indonesia
10 March 2026 11:43
Direktur Operasional dan Keuangan PT SMI Aradita Priyanti
Foto: Feri Sandria

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau PT SMI menargetkan kebutuhan pendanaan perusahaan mencapai Rp 24 triliun untuk tahun 2026.

Direktur Operasional dan Keuangan PT SMI, Aradita Priyanti menjelaskan bahwa untuk tahun ini, pihaknya akan fokus terhadap pembiayaan proyek infrastruktur.

"Untuk tahun ini, sekitar Rp 24 triliun yang sedang akan fundraising," ujar Aradita kepada pewarta dikutip Selasa (10/3/2026).

Lebih lanjut, Aradita menjelaskan bahwa komposisi pendanaan akan didominasi oleh mata uang rupiah. Pasalnya, pendanaan asing hanya akan mencakup sekitar 25%.

"Kita kan memang awalnya dalam IDR ya, jadi memang komposisinya lebih banyak di IDR sih. Kalau untuk pendanaan asing sendiri kita usahakan untuk matching dengan pembiayaan yang kita lakukan, jadi memang jadinya lebih baik," ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama PT SMI, Reynaldi Hermansjah proyek yang akan dibiayai oleh PT SMI tahun ini mencakup pembangunan pembangkit listrik berbasis tenaga hidro, pembangkit listrik tenaga surya, hingga infrastruktur telekomunikasi dan data center.

"Cukup merata dan cukup beragam, jadi tidak ada yang spesifik, tapi proyek-proyek infrastruktur yang berkelanjutan khususnya proyek-proyek renewable energies," ujarnya.

Reynaldi mencontohkan,beberapa proyek energi terbarukan yang akan didukung seperti pembangkit listrik tenaga mini hidro yang tersebar di Sumatera dan Sulawesi. Selain itu, terdapat pula proyek pembangkit listrik tenaga surya yang berlokasi di Batam dan Jawa Timur.

"Renewable energies itu seperti pembangkit mini hidro, lalu lokasinya ada di Sumatera, ada di Sulawesi, kemudian ada di beberapa tempatnya pembangkit listrik tenaga surya. Itu juga lokasinya ada di Batam, dan ada di Jawa Timur, ataupun pembangkit listrik geotermal," ujarnya.

(haa/haa) Add as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Lagi Marak, Pembangkit Listrik Atap Ditarget Capai 2 Giga Watt di 2028


Most Popular
Features