Geger Penumpang Diturunkan dari Pesawat karena Alarm Salat
Jakarta, CNBC Indonesia- Beberapa penumpang dilaporkan diturunkan dari penerbangan hanya karena alarm salat. Hal ini terjadi di penerbangan Southwest Airlines yang menuju Bandara Internasional Fort Lauderdale-Hollywood (FLL), Florida, pada Jumat malam waktu Amerika Serikat (AS).
Bahkan, pesawat itu dilaporkan dialihkan ke Georgia, dari tujuan awal. Administrasi Penerbangan Federal (FAA) mengatakan penerbangan Southwest Airlines 2094 telah berangkat dari Nashville dan menuju Florida Selatan ketika harus mendarat di Bandara Internasional Hartsfield-Jackson Atlanta setelah terjadi keributan.
Mengutip NBC, Selasa (10/3/2026), dari video yang diunggah di media sosial, ditunjukkan bagaimana beberapa penumpang mengangkat tangan dan menundukkan kepala saat petugas penegak hukum berpakaian hijau, memasuki pesawat dan mengeluarkan seorang penumpang. Terlihat seorang pria berpakaian merah tua ditangkap dan digiring bersama beberapa orang lain.
Tak diketahui jelas apakah alarm yang dimaksud adalah azan atau bukan. Namun setelah kejadian viral, maskapai penerbangan mengatakan hal tersebut adalah salah paham.
Namun NBC sempat mengungkapkan bahwa penumpang itu memasang pengatur waktu agar bisa berdoa selama Ramadan. Hal ini kemudian dikritisi sejumlah pihak menyebut kebebasan beragama.
"Awak Southwest Airlines Penerbangan 2094 pada hari Jumat memutuskan untuk mengalihkan penerbangan ke Atlanta sebagai tindakan pencegahan karena kesalahpahaman terhadap perilaku seorang pelanggan," tulis manajemen kemudian.
"Kami dengan tulus meminta maaf kepada pelanggan kami atas kesalahpahaman dan keterlambatan yang signifikan. Tidak ada yang lebih penting bagi southwest selain keselamatan Pelanggan kami," ujar laman itu lagi.
(sef/sef) Addsource on Google [Gambas:Video CNBC]