MARKET DATA
Internasional

Geger Penumpang Diturunkan dari Pesawat karena Alarm Salat

sef,  CNBC Indonesia
11 March 2026 02:30
CHICAGO, ILLINOIS - FEBRUARY 18: A Southwest Airlines jet sits in front of a hanger at Chicago Midway International Airport on February 18, 2025 in Chicago, Illinois. The airline said it plans to layoff 1,750 employees, marking the first broad layoffs in the company's history.   Scott Olson/Getty Images/AFP (Photo by SCOTT OLSON / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Getty Images via AFP)
Foto: Getty Images via AFP/SCOTT OLSON

Jakarta, CNBC Indonesia- Beberapa penumpang dilaporkan diturunkan dari penerbangan hanya karena alarm salat. Hal ini terjadi di penerbangan Southwest Airlines yang menuju Bandara Internasional Fort Lauderdale-Hollywood (FLL), Florida, pada Jumat malam waktu Amerika Serikat (AS).

Bahkan, pesawat itu dilaporkan dialihkan ke Georgia, dari tujuan awal. Administrasi Penerbangan Federal (FAA) mengatakan penerbangan Southwest Airlines 2094 telah berangkat dari Nashville dan menuju Florida Selatan ketika harus mendarat di Bandara Internasional Hartsfield-Jackson Atlanta setelah terjadi keributan.

Mengutip NBC, Selasa (10/3/2026), dari video yang diunggah di media sosial, ditunjukkan bagaimana beberapa penumpang mengangkat tangan dan menundukkan kepala saat petugas penegak hukum berpakaian hijau, memasuki pesawat dan mengeluarkan seorang penumpang. Terlihat seorang pria berpakaian merah tua ditangkap dan digiring bersama beberapa orang lain.

Tak diketahui jelas apakah alarm yang dimaksud adalah azan atau bukan. Namun setelah kejadian viral, maskapai penerbangan mengatakan hal tersebut adalah salah paham.

Namun NBC sempat mengungkapkan bahwa penumpang itu memasang pengatur waktu agar bisa berdoa selama Ramadan. Hal ini kemudian dikritisi sejumlah pihak menyebut kebebasan beragama.

"Awak Southwest Airlines Penerbangan 2094 pada hari Jumat memutuskan untuk mengalihkan penerbangan ke Atlanta sebagai tindakan pencegahan karena kesalahpahaman terhadap perilaku seorang pelanggan," tulis manajemen kemudian.

"Kami dengan tulus meminta maaf kepada pelanggan kami atas kesalahpahaman dan keterlambatan yang signifikan. Tidak ada yang lebih penting bagi southwest selain keselamatan Pelanggan kami," ujar laman itu lagi.

(sef/sef) Add as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Video: Pesawat Rombongan Menteri Terbakar Hebat di Landasan


Most Popular
Features