Cerita Purbaya Sempat Enggan ke Luar Negeri Sebelum Ekonomi RI 6%
Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan outlook peringkat utang Indonesia yang dipangkas menjadi negatif oleh Fitch Ratings kemarin kemungkinan besar disebabkan oleh pemerintahan dan Menteri Keuangan yang masih baru.
Dia menilai lembaga asing belum mengetahui kapabilitasnya dengan baik karena dia belum bepergian ke luar negeri, termasuk menemui investor RI di luar negeri.
"Mungkin kan masih pemerintahan baru dan Menteri Keuangan juga baru, jadi mereka sangka jangan-jangan Menteri Keuangan nggak bisa hitung. Jadi itu salah saya juga karena saya nggak pernah ke luar negeri," kata Purbaya dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta Pusat, dikutip Senin (9/3/2026).
Sebelumnya, dia berjanji tidak akan keluar negeri sebelum ekonomi RI tumbuh 6%. Namun, dengan adanya penilaian dari Fitch tersebut, dia menyadari dirinya harus 'memasarkan' Indonesia.
"Tadinya saya pikir sebelum Indonesia tumbuh 6%, saya nggak akan ke luar negeri. Tetapi sekarang mesti berubah karena saya mesti marketing juga keadaan kita seperti apa," tambahnya.
Dia pun mengaku akan pergi ke luar negeri pada April 2026 untuk membuktikan pekerjaan Menteri Keuangan. Dia rencananya akan hadir dalam agenda pertemuan IMF-World Bank di Washington DC Amerika Serikat (AS).
"Jadi saya April akan ke luar negeri untuk memastikan bahwa Menteri Keuangan kita (RI) ngerti lah apa yang dikerjakan," tegas Purbaya.
(haa/haa) Addsource on Google [Gambas:Video CNBC]