Mudik Jakarta-Surabaya Naik Mobil, Kereta, Pesawat, Mana Lebih Murah?
Jakarta, CNBC Indonesia - Surabaya menjadi salah satu tujuan utama mudik pada Lebaran tahun ini. Mudik dari Jakarta ke Surabaya menggunakan kendaraan pribadi masih menjadi pilihan banyak masyarakat karena fleksibilitas perjalanan.
Namun, jika dihitung secara rinci biaya perjalanan darat menggunakan mobil pribadi bisa mencapai lebih dari Rp1,5 juta sekali jalan, tergantung konsumsi bahan bakar dan pengeluaran tambahan selama perjalanan. Perjalanan Jakarta-Surabaya melalui Tol Trans Jawa memiliki jarak sekitar 780 Km dengan waktu tempuh sekitar 9-12 jam dalam kondisi lalu lintas normal. Jalur ini melewati sejumlah ruas tol utama mulai dari Jakarta-Cikampek, Pejagan-Pemalang, Semarang-Batang, Solo-Ngawi hingga Mojokerto-Surabaya.
Berdasarkan tarif terbaru untuk kendaraan Golongan I (mobil pribadi), total biaya tol dari Jakarta hingga Surabaya mencapai sekitar Rp859.500. Tarif tersebut merupakan akumulasi dari 13 ruas tol, antara lain Jakarta-Cikampek, Cikopo-Palimanan, Batang-Semarang, Semarang-Solo, hingga Mojokerto-Surabaya.
Selain tol, pengeluaran utama lainnya adalah bahan bakar. Dengan asumsi mobil berkapasitas mesin 1.500 cc memiliki konsumsi BBM sekitar 12 Km per liter, perjalanan sejauh 780 Km membutuhkan sekitar 65 liter bensin. Jika menggunakan bensin dengan harga sekitar Rp13.000 per liter, maka biaya BBM diperkirakan mencapai Rp845.000.
Dengan demikian, total biaya perjalanan Jakarta-Surabaya menggunakan mobil pribadi bisa mencapai sekitar Rp1,7 juta sekali jalan. Angka ini belum termasuk biaya makan, parkir, ataupun istirahat di rest area selama perjalanan. Jika bepergian bersama keluarga atau empat orang penumpang, biaya tersebut bisa dibagi sehingga rata-rata pengeluaran per orang sekitar Rp425 ribu.
Foto: Puncak arus mudik masih berlangsung pada H-2 Lebaran 2025. Situasi lalu lintas di Ruas Tol Jakarta-Cikampek, khususnya di KM 31 arah Cikarang Barat, terpantau padat merayap pada siang hari, Sabtu (29/3/2025). (CNBC Indonesia/Adiandono)Puncak arus mudik masih berlangsung pada H-2 Lebaran 2025. Situasi lalu lintas di Ruas Tol Jakarta-Cikampek, khususnya di KM 31 arah Cikarang Barat, terpantau padat merayap pada siang hari, Sabtu (29/3/2025). (CNBC Indonesia/Adiandono) |
Sebagai perbandingan, perjalanan menggunakan kereta api memiliki rentang harga yang cukup bervariasi. Untuk kereta ekonomi subsidi, harga tiket bisa mencapai sekitar Rp104.000 per orang, sementara kereta ekonomi reguler berkisar Rp310.000 hingga Rp430.000.
Adapun kelas eksekutif umumnya dibanderol sekitar Rp600.000 hingga Rp820.000 sekali jalan. Sedangkan untuk waktu tempuh bervariasi dari yang tercepat 8,5 jam hingga 10 jam.
Moda transportasi udara menawarkan waktu tempuh yang jauh lebih singkat, yakni sekitar 1 jam 35 menit untuk penerbangan langsung dari Jakarta ke Surabaya. Namun, harga tiket pesawat biasanya berkisar Rp850.000 hingga Rp1,4 juta sekali jalan, tergantung maskapai dan waktu pemesanan.
Dari sisi biaya, kereta api kelas ekonomi menjadi opsi paling murah bagi pemudik. Sementara mobil pribadi bisa lebih ekonomis jika digunakan bersama beberapa penumpang sekaligus. Di sisi lain, pesawat tetap menjadi pilihan tercepat meski dengan biaya yang relatif lebih mahal.
Dengan berbagai pilihan moda transportasi tersebut, masyarakat dapat menyesuaikan perjalanan mudik sesuai kebutuhan, baik dari segi anggaran, waktu tempuh, maupun kenyamanan selama perjalanan.
(fys/wur) Addsource on Google [Gambas:Video CNBC]
Foto: Puncak arus mudik masih berlangsung pada H-2 Lebaran 2025. Situasi lalu lintas di Ruas Tol Jakarta-Cikampek, khususnya di KM 31 arah Cikarang Barat, terpantau padat merayap pada siang hari, Sabtu (29/3/2025). (CNBC Indonesia/Adiandono)