MARKET DATA

Purbaya Ungkap Ketahanan Ekonomi RI di Tengah Perang Iran Vs AS-Israel

Emir Yanwardhana,  CNBC Indonesia
04 March 2026 00:10
Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa saat menyampaikan pemaparan dalam konferensi pers APBN KiTa Edisi Februari 2026 di kantor pusat Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Senin (23/2/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Foto: Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan isu ekonomi turut dibahas dalam pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dengan mantan presiden & wakil presiden hingga ketua umum partai politik di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (3/3/2026) malam. Hal itu diungkapan Purbaya kepada wartawan selepas pertemuan.



"Ada bahas antara lain kalau krisis seperti ini berkepanjangan, tahan nggak anggarannya, anggarannya seperti apa," ujarnya.

Menurut dia, analisis yang dilakukan Kementerian Keuangan sekarang menunjukkan tidak ada masalah. Sebab, setoran pajak membaik di mana terdapat pertumbuhan 30% dalam kurun waktu Januari-Februari.

"Itu angka yang signifikan sekali. Artinya ada perbaikan yang signifikan di ekonomi dan perilaku orang-orang, pajak dan bea cukai," katanya.

Saat ditanya seberapa kuat perekonomian di tengah eskalasi saat ini, Purbaya mengatakan, Kemenkeu melakukan simulasi dengan menggunakan asumsi harga minyak di level tertentu selama satu tahun.

"Jadi masih bisa di-absorb kalau harga minyak naik, kalau terlalu tinggi. Tapi kalau ekstrem sekali, akan kita hitung ulang," ujar Purbaya.

(miq/miq) Add as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Setelah Mafia Impor Pakaian Bekas & Baja, Purbaya Bidik Sepatu


Most Popular
Features