Ekspor RI Tembus US$ 22,16 M di Januari 2026
Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan ekspor Indonesia pada Januari 2026 mencapai US$ 22,16 miliar. Kinerja ekspor ini naik 3,39% (year on year/yoy) jika dibandingkan catatan pada Januari 2025.
Kenaikan ekspor secara total ini dipengaruhi ekspor nonmigas yang naik 4,38% dengan nilai US$ 21,26 miliar. Sedangkan ekspor migas turun 15,62% dengan nilai US$ 890 juta.
"Peningkatan nilai ekspor Januari 2026 yoy didorong non migas," kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono saat konferensi pers di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Senin (2/3/2026).
Sebagai informasi, pada penutupan 2025, ekspor Indonesia mampu tumbuh 11,64% secara tahunan (yoy) menjadi US$ 26,35 miliar.
Kinerja saat itu menandai laju pertumbuhan tercepat sejak Februari 2025. Pertumbuhan ekspor akhir tahun lalu membalikkan kontraksi 6,6% yang terjadi pada bulan November.
Moncernya kinerja ekspor tahun lalu membuat neraca perdagangan Indonesia mencatat surplus sebesar US$ 2,52 miliar, melampaui estimasi konsensus saat itu yang berada di angka US$ 2,45 miliar.
(arj/mij) Add
source on Google