Berkat ini, Produk Farmasi RI Semakin Dipercaya Dunia

Teti Purwanti, CNBC Indonesia
Minggu, 01/03/2026 09:33 WIB
Foto: Bio Farma: Status WLA BPOM Permudah Ekspor Produk Farmasi RI

Jakarta, CNBC Indonesia - Direktur Utama Biofarma, Shadiq Akasya mengatakan,pengakuan WHO Listed Authority (WLA) adalah kebanggan bagi Indonesia. Apalagi dengan WLA menjadi bukti kesetaraan yang memastikan kualitas obat Indonesia diakui di luar negeri.

"WLA bisa menjadi percepatan bagi Bio Farma, bukan hanya yang sudah eksisiting kami berpikir ke depan, produk yang akan kami kembangkan dan ekspor akan lebih mudah. Dan ini bukan cuma soal bisnis, namun berarti ekosistem, bahwa produk Indonesia bisa diterima di negara lain," tegas dia dalam Health Forum CNBC Indonesia, dikutip Minggu (28/2/2026).

Ditambah lagi dengan WLA, akan mendapatkan keuntungan efisiensi karena ke depan hanya tinggal submit dokumen saja saat ada inspeksi dari WHO. Shadiq berharap ke depan dengan WLA bisa mencapai kemandirian kesehatan baik di hulu maupun hilir.


Secara rinci, Shadiq mengatakan di sektor hulu, Indonesia butuh usaha yang lebih besar. Sedangkan di hilir, Bio Farma misalnya sekarang sudah bisa produksi 20 antigen dan melakukan ekspor ke 150 negara di dunia.

"Tentunya dengan WLA ini akan sangat menarik, karena produk-produk akan lebih dipercaya dan ini harga yang mahal. Sekarang dengan WLA standar kita juga makin mudah karena standarnya dekati ke situ. Ini juga mungkin upaya yang lebih meningkatkan hulunya untuk dikembangkan," jelas Shadiq.

Sebagai informasi, Bio Farma telah melakukan ekspor obat dan vaksin dengan porsi hingga 54%. Selain itu, ekspor yang dilakukan juga dikembangkan dengan produk-produk imunisasi di masing-masing negara.

Menurut Shadiq, dengan WLA ama peluang usaha makin terbuka untuk pengembangan produk-produk baru. Shadiq percaya, setelah ada WLA, Indonesia akan dipercaya negara partner, bukan hanya proses namun juga clinical trial yang akan menjadi peluang fasilitas kompetensi yang lebih lagi seperti yang dimiliki Bio Farma.

"Jika ingin melakukan clinical trial selain produk-produk yang baru, kita berharap dari BPOM sampaikan ada roadshow ke negara-negara tersebut produk dari Indonesia, ada tiga perusahaan bisa merangkum kebutuhan dunia baik praklinis, clinical trial, dengan WLA," kata Shadiq.

Shadiq juga menyebut beberapa negara sebagai pasar potensial, seperti Nigeria dan Pakistan yang memiliki jumlah kelahiran yang cukup tinggi. 


(bul/bul) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Bio Farma: Status WLA BPOM Permudah Ekspor Produk Farmasi RI