Internasional

Iran Balas Dendam, Ledakan Baru Hantam Dubai-Doha-Manama

Redaksi, CNBC Indonesia
Minggu, 01/03/2026 12:59 WIB
Foto: (SOCIAL MEDIA via REUTERS)

Jakarta, CNBC Indonesia - Serangan brutal dari Amerika Serikat (AS) dan Israel ke wilayah Iran pada Sabtu (28/2) pagi telah menewaskan pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei dan sejumlah pejabat tinggi lainnya.

Iran tak tinggal diam dan langsung melancarkan serangan balasan bertubi-tubi di beberapa wilayah Timur Tengah yang merupakan titik pangkalan militer AS.


Ledakan baru terdengar di seluruh kota-kota Teluk Dubai, Doha, dan Manama pada Minggu (1/3/2026) pagi waktu setempat, setelah sehari sebelumnya Iran juga melakukan serangan balasan atas gempuran AS dan Israel.

Wartawan AFP mendengar ledakan di Dubai, ibu kota Bahrain Manama, dan Qatar. Koresponden AFP melihat asap hitam tebal mengepul di cakrawala pagi yang cerah di selatan kota.

Ledakan baru ini terjadi setelah sehari sebelumnya Iran melakukan serangan mematikan di ibu kota Uni Emirat Arab, Abu Dhabi, serta serangan terhadap pangkalan militer dan infrastruktur sipil di seluruh Teluk Arab, kecuali Oman yang berperan sebagai mediator.

Serangan Iran di Teluk Arab meningkatkan kekhawatiran akan konflik yang lebih luas dan mengguncang wilayah yang selama ini dianggap sebagai tempat perlindungan perdamaian dan keamanan di Timur Tengah yang bergejolak.

Pada Sabtu (28/2), di seluruh UEA, Iran menembakkan 137 rudal dan 209 drone ke wilayah tersebut, kata kementerian pertahanan negara itu, dengan api dan asap mencapai bangunan ikonik The Palm dan Burj Al Arab.

Di bandara Abu Dhabi, setidaknya satu orang tewas dan tujuh lainnya luka-luka selama apa yang disebut oleh otoritas bandara sebagai insiden. Bandara Dubai, bandara tersibuk di dunia untuk lalu lintas internasional, dan bandara Kuwait juga terkena serangan.

Di Qatar, para pejabat mengatakan Iran telah meluncurkan 65 rudal dan 12 drone. Sebagian besar berhasil dicegat, tetapi delapan orang terluka dalam serangan tersebut, dengan satu di antaranya dalam kondisi kritis.

Pada hari pertama serangan, asap mengepul dari pangkalan-pangkalan AS di Abu Dhabi dan ibu kota Bahrain, Manama, markas Armada Kelima Angkatan Laut Amerika, menurut saksi mata, dengan pangkalan-pangkalan di Kuwait juga menjadi sasaran.

Kerajaan-kerajaan Arab yang kaya minyak dan gas, yang terletak tepat di seberang Teluk dari Iran, adalah sekutu lama AS dan menjadi tuan rumah sejumlah pangkalan militer AS.

Di Manama, serangan Iran menyebabkan drone dan pecahan peluru menghantam gedung-gedung perumahan, dengan video di media sosial menunjukkan asap dan api dari gedung-gedung tinggi.

Serangan bom yang belum pernah terjadi sebelumnya pada hari Sabtu itu juga menargetkan pangkalan Al Udeid di Qatar, pangkalan militer AS terbesar di kawasan itu, serta Riyadh dan bagian timur Arab Saudi.


(fab/fab) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: AS Keluarkan Sanksi Baru Bagi Iran Jelang Pertemuan di Swiss