Internasional

Trump-Israel Klaim Khamenei Sudah Meninggal, Iran Bilang Begini

Redaksi, CNBC Indonesia
Minggu, 01/03/2026 07:44 WIB
Foto: Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei menghadiri upacara untuk memperingati Asyura, hari paling suci dalam kalender Muslim Syiah, di Teheran, Iran, 5 Juli 2025. (via REUTERS/Office of the Iranian Supreme Le)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei (86 tahun) diklaim meninggal dalam serangan militer yang dilancarkan Amerika Serikat (AS) dan Israel.


Hal ini diumumkan Presiden AS Donald Trump pada Sabtu (28/2) waktu setempat. Ia mengatakan Khamenei meninggal dalam konflik yang telah menentukan pemerintahannya di Iran.


Seorang pejabat senior Israel mengatakan bahwa jenazahnya telah ditemukan setelah serangan udara AS-Israel di Iran, dikutip dari Reuters, Minggu (1/3/2026).

Otoritas Iran belum mengkonfirmasi kematiannya, tetapi citra satelit menunjukkan kerusakan signifikan pada kompleks kediaman pemimpin tersebut di Teheran, salah satu target pertama kampanye pengeboman.

Kematian Khamenei akan menjadi pukulan besar bagi Republik Islam yang telah dipimpinnya sejak 1989, satu dekade setelah naik ke tampuk kekuasaan dalam revolusi teokratis yang menggulingkan monarki Iran dan mengguncang Timur Tengah.

Media pemerintah Iran telah mengonfirmasi bahwa banyak keluarga Khamenei yang sudah meninggal. Di antaranya termasuk anak perempuan, cucu perempuan, menantu perempuan, serta menantu laki-laki.


Kendati demikian, hingga berita ini diturunkan, Iran belum juga mengonfirmasi bahwa Khamenei sendiri sudah meninggal atau tidak.


(fab/fab) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Pasca Maduro Ditangkap, Venezuela Desak Trump Akhiri Sanksi & Blokade!