MARKET DATA
Internasional

18 Fakta AS Serang Iran: Perang Arab Pecah, Ledakan di Bahrain-Saudi

sef,  CNBC Indonesia
28 February 2026 20:20
Asap mengepul setelah ledakan di Teheran, Iran, Sabtu (28/2/2026).
Foto: (via REUTERS/WANA)

10.Ledakan di Qatar

Sistem pertahanan Qatar pada hari Sabtu mencegat sebuah rudal Iran. Hal ini terjadi saat sirene peringatan berbunyi di negara Teluk tersebut.

"Peluru pencegat Patriot buatan AS milik Qatar menembak jatuh sebuah rudal Iran," kata pejabat itu dengan syarat anonim setelah Amerika dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran.

Qatar menjadi tuan rumah pangkalan militer Al-Udeid. Ini adalah fasilitas militer AS terbesar di kawasan itu.

11.Ledakan Pecah di Bahrain

Sebuah pusat untuk markas Armada Kelima AS di Bahrain telah terkena "serangan rudal". Ini dilaporkan Bahrain pada hari Sabtu saat Iran bersumpah akan membalas serangan AS dan Israel.

"Pusat layanan Armada Kelima menjadi sasaran serangan rudal. Kami akan memberikan detailnya nanti," kata Pusat Komunikasi Nasional Bahrain dalam sebuah pernyataan.

12.Pernyataan Lengkap Trump

Trump mengumumkan serangan besar-besaran terhadap Iran pada hari Sabtu. Ia bersumpah untuk "menghancurkan" angkatan laut dan situs rudal negara itu, dan mendesak warga Iran untuk menggulingkan pemerintah mereka.

Dalam pidato video setelah Amerika dan Israel mulai membombardir Iran, Trump menjelaskan bahwa tujuannya adalah penghancuran militer republik Islam dan penggulingan otoritas yang berkuasa sejak revolusi 1979. Ia mendesak para penentang pemerintah Iran untuk bangkit, dengan mengatakan "saat kebebasan Anda telah tiba."

"Kita akan menghancurkan rudal mereka dan meluluhlantakkan industri rudal mereka hingga rata dengan tanah. Industri itu akan benar-benar hancur-sekali lagi-musnah. Kita akan memusnahkan angkatan laut mereka," kata Trump dalam pidato dari rumahnya di Florida yang diunggah ke platform Truth Social miliknya.

"Setelah kita selesai, ambil alih pemerintahan Anda. Itu akan menjadi milik Anda," kata Trump.

"Ini mungkin akan menjadi satu-satunya kesempatan Anda untuk beberapa generasi."

Namun dalam bagian pidato singkat yang ditujukan kepada publik AS, Trump mengakui bahwa "nyawa para pahlawan Amerika yang berani mungkin akan hilang" dalam apa yang disebut Pentagon sebagai "Operasi Epic Fury". Ini merujuk tentara dan kepentingan AS di Timur Tengah.

"Kita mungkin akan mengalami korban jiwa," Trump memperingatkan.

Setiap kehilangan nyawa di pihak AS akan berbahaya secara politik bagi Trump sendiri. Terutama setelah penolakannya untuk meminta persetujuan perang melawan Iran dari Kongres-dan rekam jejaknya yang panjang dalam menentang intervensi asing.

13.Pangkalan AS di Irak Dibom

Sebuah pemboman yang menargetkan pangkalan militer Irak yang menampung kelompok pro-Iran menyebabkan korban jiwa. Pangkalan Jurf al-Sakher di Irak selatan milik Hashed al-Shaabi atau Pasukan Mobilisasi Populer (PMF) tetapi sebagian besar menampung kelompok pro-Iran yang kuat, Kataeb Hezbollah.

"Pemboman itu menargetkan brigade ke-47 Kataeb Hezbollah," kata sebuah sumber di Hashed al-Shaabi kepada AFP. Seorang pejabat keamanan dan sumber Hashed lainnya mengkonfirmasi bahwa pangkalan tersebut menjadi sasaran.

14.Ledakan di Riyadh Arab Saudi

Koresponden AFP di ibu kota Saudi, Riyadh, mendengar ledakan keras pada hari Sabtu, setelah Qatar dan pangkalan AS di Bahrain diserang. Dua koresponden di Riyadh mengatakan mereka mendengar suara dentuman keras dan beberapa ledakan, setelah Iran bersumpah akan membalas serangan AS dan Israel.

15.UEA dan Kuwait Tanggapi Rudal Iran

Uni Emirat Arab (UEA) mengatakan telah mencegat rudal Iran dan berhak untuk menanggapi serangan tersebut. Sementara Kuwait juga terlibat dalam serangan yang datang pada hari Sabtu.

"Kementerian Pertahanan mengumumkan bahwa Uni Emirat Arab hari ini menjadi sasaran serangan terang-terangan oleh rudal balistik Iran. Pertahanan udara UEA menanggapi dengan efisiensi tinggi dan berhasil mencegat sejumlah rudal," katanya dalam sebuah pernyataan.

"Pihaknya berhak sepenuhnya untuk menanggapi dan mengecam serangan tersebut sebagai eskalasi yang berbahaya," tambahnya.

Hal sama juga dikatakan Kepala Staf Kuwait. Ia menegaskan sistem pertahanan udara menanggapi rudal yang datang yang terdeteksi di wilayah udara.

16.Yordania Tembak Jatuh 2 Rudal Balistik

Angkatan bersenjata Yordania pada hari Sabtu menembak jatuh dua rudal balistik yang menargetkan wilayah kerajaan, kata seorang pejabat militer. "Rudal-rudal tersebut berhasil dicegat oleh sistem pertahanan udara Yordania," kata pejabat itu.

17.Penutupan Wilayah Udara, Penerbangan Dibatalkan

Otoritas penerbangan sipil Qatar mengatakan wilayah udara negara Teluk tersebut telah ditutup. Sementara Qatar Airways mengatakan telah menangguhkan semua penerbangan dari Doha.

Irak pun menutup wilayah udaranya dan tak lama kemudian saksi. Suriah juga menutup sebagian wilayah udaranya di selatan sepanjang perbatasan dengan Israel selama 12 jam.

Air France membatalkan penerbangan ke Tel Aviv dan Beirut. Lufthansa mengumumkan telah membatalkan penerbangan ke dan dari Tel Aviv, Beirut, Amman, Erbil, dan Teheran hingga 7 Maret.

Turkish Airlines menangguhkan penerbangan ke 10 negara Timur Tengah sementara Air India menangguhkan semua penerbangan ke wilayah tersebut. Swiss International Air Lines mengatakan akan menghentikan sementara penerbangan ke dan dari Tel Aviv selama seminggu.

18.Dukungan dan Peringatan dari Negara-Negara Sekutu

Sejumlah negara bereaksi soal serangan Israel dan AS ke Iran. Pemerintah Inggris menyatakan kekhawatiran bahwa serangan militer dapat memicu konflik yang lebih luas di Timur Tengah sementara Australia mendukung tindakan AS terhadap Iran.

Ukraina mengatakan "kekerasan pemerintah Iran terhadap rakyatnya sendiri dan negara lain" telah memicu serangan tersebut. Uni Eropa mengatakan perkembangan di Iran "berbahaya", dan mendesak perlindungan warga sipil.

Perdana Menteri Lebanon Nawaf Salam mengatakan negaranya menolak untuk terseret ke dalam perang. Mantan presiden Rusia Dmitry Medvedev mengkritik Washington karena menyerang Iran, dengan mengatakan bahwa Iran telah "menunjukkan wajah aslinya".

(sef/sef) Add as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]




Most Popular
Features