AAJI Klaim Masa Depan Asuransi Jiwa Cerah, Kok Bisa?

Teti Purwanti, CNBC Indonesia
Kamis, 26/02/2026 14:55 WIB
Foto: Perbaiki "Persepsi" Asuransi, AAJI Fokus Penuhi 3 Aturan OJK

Jakarta, CNBC Indonesia - Ketua Dewan Pengurus Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), Albertus Wiroyo mengatakan bahwa potensi asuransi jiwa masih sangat besar, positif, dan cerah.

Oleh sebab itu, iapun optimis industri asuransi jiwa bakal terus tumbuh di masa yang akan datang.

"Masa depan asuransi jiwa masih cerah karena saat ini penetrasinya masih rendah, begitu juga dengan literasi dan inklusinya. Hal itu menjadi kesempatan bagi kami untuk bisa lebih membuat masyarakat paham tentang pentingnya asuransi," jelas Albertus dalam Insurance Forum dengan tema "Optimalisasi Proteksi Asuransi dan Arah Baru Pengembangan Unit Link di Indonesia", Kamis (26/2/2026).


Apalagi sejak 2025, AAJI menurutnya juga melakukan penguatan fondasi dan tata kelola yang lebih baik dengan terus mengutamakan kebutuhan konsumen. Ditambah lagi ada peningkatan positif pada premi mencapai 13,7% yang didominasi nasabah ritel.

Menurut Albertus hal ini berita baik karena makin banyak nasabah ritel tahu kebutuhan akan asuransi.

Kendati demikian, Albertus juga tidak menampik bahwa industri asuransi jiwa masih memiliki tantangan yang harus dihadapi, terutama berkaitan dengan kepercayaan masyarakat. Dia merinci masih ada persepsi di masyarakat bahwa asuransi cepat saat cari premi, namun lambat saat proses klaimnya.

"Ini akan terus kami perbaiki dan kami jelaskan bahwa asuransi juga butuh waktu untuk proses baik dalam premi maupun klaim. Namun kami memastikan bahwa kami terus memperbaiki diri, lebih inovatif, namun makin sederhana," pungkas Albertus.


(dpu/dpu) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Cek Rapor Industri Asuransi Jiwa-Multifinance di November 2025