Video: RI Beli Minyak Mentah Dari AS,Bisa Dukung Swasembada Energi RI?
Jakarta, CNBC Indonesia- Pemerintahan Indonesia menyepakati pembelian produk energi termasuk minyak mentah hingga BBM dan LPG dari Amerika Serikat senilai USD 15 Miliar atau sekitar Rp 253 Triliun per tahun sebagai bagian dari kesepakatan dagang RI-AS yang termuat dalam Agreement on Reciprocal Trade (ART) atau Perjanjian Perdagangan Resiprokal " Toward a New Golden Age for the US-Indonesia Alliance"
Anggota Dewan Energi Nasional (DEN), Satya Widya Yudha menilai kesepakatan ini sebagai bagian dari perkembangan perdagangan RI-AS. Dimana pembelian energi dari AS sebagai pengalihan dari pembelian dari Timur Tengah bukan penambahan impor energi.
Selain itu kerjasama ini juga bisa menarik investasi dan transfer teknologi dari AS untuk mengembangkan dan meningkatkan produksi migas RI termasuk gas bumi. Hal ini diharapkan bisa menjadi peluang bagi RI untuk meningkatkan produksi gas bumi mempercepat transisi energi sehingga bisa menekan impor elpiji.
Seperti apa dampak kesepakatan dagang RI-AS sektor energi? Selengkapnya simak dialog Andi Shalini dengan Anggota Dewan Energi Nasional (DEN), Satya Widya Yudha dalam Squawk Box, CNBC Indonesia (Rabu, 25/02/2026)
Add
source on Google