MARKET DATA

Dasco Minta Impor 105.000 Pikap Ditunda, Begini Respons Bos Agrinas

Ferry Sandi,  CNBC Indonesia
24 February 2026 13:15
Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara (Agrinas) Joao Angelo De Sousa Mota. (CNBC Indonesia TV)
Foto: Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara (Agrinas) Joao Angelo De Sousa Mota. (CNBC Indonesia TV)

Jakarta, CNBC Indonesia - Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, buka suara terkait permintaan penundaan impor 105 ribu unit kendaraan pikap dari India yang sebelumnya disampaikan Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad.

Joao menegaskan pihaknya akan patuh terhadap setiap keputusan yang diambil pemerintah. Ia menyebut, sebagai perusahaan yang bergerak untuk kepentingan nasional, Agrinas akan mengikuti arahan yang ditetapkan otoritas terkait. Sikap tersebut, menjadi langkah perusahaan dalam mendukung kebijakan negara.

"Kami ikutin, manut saja. Apapun pun keputusannya. Kami yang penting bekerja saja untuk negeri dan masyarakat," kata Joao dalam keterangannya, Selasa (24/2/2026).

Pernyataan itu muncul di tengah polemik rencana impor 105 ribu unit pikap yang menuai sorotan berbagai pihak, termasuk pelaku industri otomotif dalam negeri. Sejumlah kalangan menilai langkah tersebut berpotensi menekan produsen lokal di segmen kendaraan niaga ringan. 

Agrinas mengimpor pikap untuk mendukung distribusi pangan dan logistik nasional. Namun, dengan adanya dinamika politik dan masukan dari parlemen, keputusan terkait realisasi impor kini berada dalam pembahasan lebih lanjut di tingkat pemerintah.

Sebelumnya, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat dari Fraksi Gerakan Indonesia Raya Sufmi Dasco Ahmad merespons rencana impor mobil pikap dari India untuk operasional Koperasi Merah Putih yang menjadi sorotan. Impor akan dilakukan oleh PT Agrinas Pangan Nusantara.

"Jadi rencana untuk impor 105 ribu mobil pikap dari India, saya sudah menyampaikan pesan kepada pemerintah untuk rencana tersebut ditunda dulu, mengingat Presiden (Prabowo Subianto) masih di luar negeri," kata Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (23/2/2026).

Dasco berharap Prabowo akan membahas detail rencana tersebut selepas kunjungan kerjanya di luar negeri. Dasco menyatakan sudah meminta pemerintah menunda rencana impor itu.

"Tentunya Presiden pada saat pulang akan membahas detail-detail mengenai impor tersebut. Dan tentunya juga presiden akan meminta pendapat dan mengkalkulasi kesiapan dari perusahaan dalam negeri," ujar Dasco.

"Nah sehingga kami sudah menyampaikan pesan untuk ditunda dulu," imbuh Ketua Harian DPP Gerindra tersebut.

(hoi/hoi) Add as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Bahlil Buka Suara Soal Pertemuannya dengan Dasco, Cak Imin, dan Zulhas


Most Popular
Features