MARKET DATA

Jadi Suplemen ASI Pilihan Ibu, Begini Strategi Jitu Mom Uung

Elga Nurmutia,  CNBC Indonesia
20 February 2026 13:34
Founder of Mom Uung, Moell, & Breastfeeding Conselor, Uung Victoria Finky menyampaikan paparan dalam CNBC Indonesia Epic Awards 2026 di Jakarta, Jumat (13/2/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Foto: Founder of Mom Uung, Moell, & Breastfeeding Conselor, Uung Victoria Finky menyampaikan paparan dalam CNBC Indonesia Epic Awards 2026 di Jakarta, Jumat (13/2/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, CNBC Indonesia - Brand kesehatan ibu dan anak, Mom Uung membagikan kisah suksesnya dalam mengedukasi masyarakat Indonesia untuk memenuhi nutrisi saat menyusui. Dalam hal ini, Mom Uung melakukan pendekatan melalui edukasi, riset produk, dan juga kolaborasi bersama tenaga medis.

Founder Mom Uung, Uung Victoria Finky mengatakan, pada dasarnya hal yang perlu diketahui oleh para ibu adalah edukasi tentang menyusui itu sendiri. Pasalnya, ada banyak kasus masalah menyusui yang dihadapi oleh ibu-ibu di Indonesia.

"Tapi edukasi itu sebagai fondasi, sedangkan kita juga tahu bahwa nutrisi di Indonesia itu sangat kurang. Makanya kenapa kita menggabungkan antara edukasi dan nutrisi. Nah di situ gimana caranya kita menggabungkan, ya itu tentu saja kita juga harus belajar. Kita terus melakukan riset, kita juga mengambil jurnal-jurnal, kita terus upgrade ilmu kita, kita juga menggandeng para medical doctor," ujar dia dalam Exceptional Performance in e-Commerce (EPIC) Awards 2026, ditulis Jumat (20/2/2026)

Dia mengatakan dokter medis di Mom Uung telah mendapatkan sertifikasi keahlian klinisi khusus dalam menyusui dan laktasi dari International Board Certified Lactation Consultant (IBCLC). Ditambah lagi, Mom Uung juga menyediakan dokter spesialis anak dan juga obgyn. Dari situ, Uung berharap tenaga medis dan produk Mom Uung bisa menjadi support system bagi para ibu menyusui di seluruh Indonesia.

Lebih lanjut, Uung menjelaskan, selama dua tahun terakhir Mom Uung mulai masuk ke pangsa ibu hamil. Mengingat, jika Mom Uung hanya aktif melakukan edukasi mengenai menyusui setelah periode ibu melahirkan, hal itu sebenarnya cukup telat lantaran hormon ibu cenderung tidak stabil.

"Jadi dari situ kita mulai masuk start dari ibu hamil, kita mengadakan acara untuk ibu hamil, edukasi di sana. Jadi kita edukasi itu edukasi singkat mungkin nggak yang terlalu panjang kayak gimana menyusui sampai dua tahun nggak. Jadi kita mengajari mereka kayak gimana sih kita bisa mengatasi dulu nih paling nggak satu minggu setelah melahirkan gitu," kata Uung.

Kendati begitu, Uung menyadari bahwa bisnis dan edukasi seperti pedang bermata dua. Secara umum, pengusaha pastinya ingin bisnis yang dijalankannya mendapat untung cepat. Namun, Mom Uung punya visi yang berbeda, yakni hendak menggencarkan edukasi terlebih dahulu karena memiliki dampak jangka panjang.

"Aku juga melihat sekarang mulai kelihatan ya ibu-ibu muda itu pada pintar-pintar, lebih kritis. Itu juga sering banget secara ini ya kadang kita ketemu sama ibu-ibu baru kayak mom terima kasih ya. Aku belajar loh dari ini, jadi tuh kita seneng banget ternyata apa yang kita bangun dari awal, dari dulu maksudnya masih belum ada sama sekali kan edukasi tentang menyusui. Kita mulai di situ ternyata tuh bisa berdampak di sekarang gitu," jelasnya.

Pada akhirnya, saat ini sudah banyak ibu yang sadar terhadap proses menyusui. Bahkan, banyak ibu yang juga menyadari bahwa proses menyusui ternyata tidak mudah dan ada langkah-langkah yang perlu dilakukan sebelumnya.

Tidak berhenti di situ, Uung juga menjelaskan secara rinci terkait produk suplemen ASI (Air Susu Ibu) buatannya. Salah satu kandungan utama dalam kapsul suplemen Mom Uung adalah lecithin. Zat lemak ini secara alami banyak ditemukan dalam berbagai bahan pangan, seperti kacang kedelai, kuning telur, dan ikan. Dalam bentuk suplemen, lecithin dikenal dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) serta meningkatkan kolesterol baik (HDL) dalam darah.

Bagi ibu menyusui, lecithin berperan dalam membantu melancarkan aliran ASI. Zat ini bekerja dengan mengurangi kekentalan ASI, sehingga dapat mencegah terjadinya penyumbatan pada kelenjar susu. Selain itu, lecithin juga dipercaya membantu mengurangi peradangan pada kasus mastitis yang kerap dipicu oleh penyumbatan tersebut.

Tak ketinggalan, Mom Uung juga mencetak terobosan besar pada 2025, melonjak dari nol penjualan di awal 2024 hingga mencapai rekor tertinggi hampir Rp4 miliar pada Agustus 2025. Mom Uung Sunflower Lecithin memimpin penjualan dengan membukukan pendapatan fantastis Rp2,5 miliar sebagai produk terlaris nomor satu di Official Store.

Atas dasar itu, Mom Uung dinobatkan sebagai Mom's #1 Trusted Lecithin Supplement for Breastfeeding Care dalam EPIC yang digelar CNBC Indonesia dan Compas.co.id. EPIC Awards merupakan bentuk apresiasi kepada sektor bisnis yang mampu memanfaatkan e-commerce.

Penghargaan ini diberikan kepada brand yang berhasil mendorong pertumbuhan penjualan yang signifikan serta mengeksekusi strategi digital yang matang dan terukur di tengah persaingan ketat dalam ekosistem e-commerce Indonesia. Penghargaan ini juga bertujuan untuk mendorong brand brand Fast-Moving Consumer Goods (FMCG) semakin memaksimalkan potensi penjualannya di e-commerce.

Lewat platform ini, masyarakat mulai mengenai berbagai brand FMCG di Indonesia sehingga e-commerce mengiringi pertumbuhan kinerja perusahaan-perusahaan FMCG tersebut.

(rah/rah) Add as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]


Most Popular
Features