MARKET DATA

Badan Usaha di Bawah Kantor Purbaya Dukung Proyek Kapal Riset BRIN

Robertus Andrianto,  CNBC Indonesia
19 February 2026 19:40
BRIN. (Dok. detikcom)
Foto: BRIN. (Dok. detikcom)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Keuangan melalui PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PT PII) menjalankan proyek kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU) untuk pengelolaan dan pembangunan armada kapal riset nasional.

Melansir keterangan resminya, dukungan diberikan melalui fasilitas Project Development Facility guna menyiapkan proyek hingga siap ditawarkan ke investor.

Salah satu komitmen PT PII dalam dukungan ini adalah partisipasinya dalam Market Sounding yang dilaksanakan oleh BRIN sebagai Penanggung Jawab Proyek Kerja sama (PJPK).

Market Sounding bertujuan untuk memperkenalkan proyek kepada calon mitra potensial dari industri, mendapatkan masukan, minat dan tanggapan terhadap proyek dari pemangku kepentingan dan pelaku industri yang berpengalaman serta mengukur tingkat minat dan kelayakan pasar sebelum masuk tahap Dokumen Business Case Akhir.

Kepala BRIN, Arif Satria menjelaskan bahwa proyek KPBU Kapal Riset ini merupakan suatu komitmen dalam mendukung kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi serta tercapainya tujuan pembangunan nasional, dan memiliki tujuan untuk meningkatkan kapasitas, kompetensi, dan sinergi Riset Nasional.

"Tujuan strategis ini belum dapat dijawab dengan kondisi existing kapal riset di BRIN yang masih terdapat keterbatasan. Proyek ini perlu didukung melalui skema yang prudent, dan memberi kenyamanan kepada para investor," ujar Arif dalam keterangan resminya dikutip Kamis (19/2/2026).

Arif menjelaskan kapal riset ini dirancang sebagai multipurpose research vessel canggih di Indonesia, dilengkapi ROV dan peralatan riset portabel yang dapat dikonfigurasi untuk mendukung 4 tema riset prioritas BRIN secara komprehensif dan sesuai standar internasional.

Adapun lingkup proyek KPBU Kapal Riset dengan skema Design Build Finance Operate Maintain Transfer mencakup pembangunan dan pengelolaan 1 kapal riset samudera dan pengelolaan 2 kapal riset yang sedang dalam proses pengadaan melalui Pinjaman/Hibah Luar Negeri (PHLN) dengan masa konsesi selama 20 tahun, termasuk dengan pelaksanaan konstruksi.

Deputi Direktur Bidang I PT PII, Tanti Hidayati menjelaskan melalui fasilitas Project Development Facility (PDF) yang diberikan oleh Kementerian Keuangan RI melalui PT PII menjadi suatu langkah penting yang diharapkan dapat membantu BRIN selaku Penanggung Jawab Proyek Kerja sama (PJPK) untuk mendapatkan mitra Badan Usaha Pelaksana yangtepat.

"Market Sounding ini dilakukan secara terbuka dan informasi yang kita sampaikan juga dapat diakses oleh semua peserta secara equal, sehingga setiap investor memiliki peluang yang sama untuk memberikan dukungan pada proyek ini. Kami berharap dari market sounding ini semakin banyak calon investor ikut serta dalam proses pengadaan proyek," kata Tanti dalam keterangan resmi dikutip Kamis (19/2/2026).

Tanti juga menambahkan bahwa selain pendampingan dan penyiapan transaksi, pihaknya juga siap berkomitmen mendukung keberhasilan proyek dengan penyediaan penjaminan pemerintah sesuai mandat PT PII.

"Kami berharap sinergi antara PT PII dengan BRIN semakin kuat dan proyek ini dapat berjalan lancar, sukses menjadi pilot project KPBU di sektor infrastruktur ilmu pengetahuan/riset pertama yang kami dukung," ujar Tanti.

(haa/haa) Add as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Purbaya Siapkan Skema Campuran APBN, KPBU, dan FDI untuk Biayai IKN


Most Popular
Features