MARKET DATA

RI & Freeport Sepakat Amendemen IUPK Untuk Perpanjangan Pasca 2041

Verda Nano Setiawan,  CNBC Indonesia
19 February 2026 13:44
Suasana tambang Grasberg, Freeport. (CNBC Indonesia/Pratama Guitarra)
Foto: Suasana tambang Grasberg, Freeport. (CNBC Indonesia/Pratama Guitarra)

Jakarta, CNBC Indonesia - Freeport-McMoRan (FCX) mengumumkan telah menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Pemerintah Indonesia terkait perpanjangan izin pertambangan PT Freeport Indonesia (PTFI) di tambang Grasberg, Papua.

Kesepakatan ini menjadi landasan amandemen Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) PTFI untuk memperpanjang masa operasi pasca 2041, dengan sejumlah komitmen tambahan dari perusahaan. Adapun berdasarkan ketentuan MoU tersebut, disepekati beberapa ketentuan diantaranya:

1. IUPK PTFI akan diubah guna memberikan perpanjangan masa pakai hak operasi.

2. PTFI akan meningkatkan dukungan bagi masyarakat Papua, termasuk dukungan pendanaan untuk pembangunan rumah sakit baru dan dua fasilitas pendidikan kedokteran.

3. PTFI akan meningkatkan pengeluaran eksplorasi dan mempercepat studi untuk mengidentifikasi serta mengembangkan sumber daya jangka panjang dan peluang ekspansi.

4. PTFI akan terus memprioritaskan hilirisasi domestik melalui penjualan lokal tembaga olahan, logam mulia, asam sulfat, dan produk lainnya. Selain itu, perusahaan juga akan diposisikan untuk memperluas pemasaran tembaga olahannya ke Amerika Serikat sesuai ketentuan pasar, apabila AS membutuhkan tambahan pasokan tembaga.

5. FCX akan mentransfer 12% saham PTFI kepada pihak pemerintah pada 2041 tanpa biaya. Namun dengan syarat pihak yang mengakuisisi akan mengganti biaya pro rata FCX yang dikeluarkan menggunakan nilai buku untuk investasi yang menguntungkan periode setelah tahun 2041. FCX akan mempertahankan kepemilikan sahamnya saat ini di PTFI sebesar 48,76% hingga tahun 2041 dan memegang sekitar 37% mulai tahun 2042.

6. Struktur tata kelola dan operasional yang ada, termasuk ketentuan perjanjian pemegang saham dan IUPK yang berlaku, akan tetap berlanjut sepanjang umur sumber daya tambang.

Ketua Dewan Direksi FCX Richard C. Adkerson dan Presiden sekaligus CEO FCX Kathleen Quirk menyatakan apresiasinya atas kemitraan jangka panjang dengan Pemerintah Indonesia dan masyarakat Papua.

"Operasi Grasberg telah memberikan manfaat substansial kepada semua pemangku kepentingan selama enam dekade sejarahnya, dan perpanjangan ini akan memberikan peluang untuk terus membangun nilai substansial bagi semua pemangku kepentingan di salah satu deposit tembaga dan emas paling signifikan di dunia," kata mereka dikutip dari keterangan tertulis, Kamis (19/2/2026).

(pgr/pgr) Add as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Video: Seluruh Korban Longsor Tambang Freeport Ditemukan


Most Popular
Features