Tendang Wuling Sampai Denza! Mobil Listrik Ini Jadi Raja Jalanan RI

Ferry Sandi, CNBC Indonesia
Sabtu, 14/02/2026 15:45 WIB
Foto: Kolase foto mobil Wuling Binguo Ev dan BYD Atto 3. (Dok. Wuling dan BYD)

Jakarta, CNBC Indonesia - Persaingan mobil listrik di Indonesia memasuki babak baru pada awal 2026. Setelah sepanjang tahun lalu pasar diwarnai kejutan dari berbagai merek pendatang baru, kini satu nama kembali berdiri paling depan. BYD Atto 1 tampil sebagai penguasa pasar battery electric vehicle (BEV) nasional dan meninggalkan para pesaingnya dengan selisih yang cukup lebar.

Berdasarkan data distribusi dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia, penjualan wholesales mobil listrik Januari 2026-yakni pengiriman unit dari pabrik ke diler-menembus lebih dari 10 ribu unit. Dari angka tersebut, Atto 1 mengamankan lebih dari sepertiganya seorang diri tepatnya sebanyak 3.361 unit.

Capaian itu memang sedikit menurun dibanding Desember 2025, tetapi tetap cukup untuk menjaga jarak aman dari para kompetitor. Di saat beberapa merek lain naik signifikan, dominasi BYD belum benar-benar tergoyahkan.


Di posisi kedua, kejutan datang dari SUV listrik Jaecoo J5 EV. Model ini mencatat lonjakan penjualan yang agresif dan menjadi satu-satunya pesaing yang mampu menembus angka ribuan unit pada bulan pertama tahun ini. Kinerja tersebut sekaligus menandai pergeseran minat pasar yakni format SUV listrik mulai dianggap bukan sekadar alternatif, melainkan pilihan utama bagi sebagian pembeli.

Fenomena ini juga terlihat dari eksposur kuat Jaecoo dalam berbagai pameran otomotif nasional, termasuk Indonesia International Motor Show awal tahun. Kehadiran fisik kendaraan, program test drive, hingga strategi pembiayaan menjadi faktor yang mempercepat penetrasi merek baru di tengah pasar yang semakin kompetitif.

Sementara itu, dominasi BYD tidak hanya bertumpu pada satu model. Beberapa lini produknya lain masih konsisten masuk 10 besar penjualan listrik nasional, diantaranya M6 dan Sealion 7 yang keduanya masuk di posisi 10 besar.

Foto: Kolase Hyundai Ioniiq 5 dan Wuling Air Ev
Kolase Hyundai Ioniiq 5 dan Wuling Air Ev

Di luar dua besar, persaingan menjadi jauh lebih rapat. Volume penjualan turun drastis di bawah angka seribu unit, menandakan bahwa pasar BEV Indonesia masih sangat terpusat pada sedikit pemain kuat.

Namun kemunculan nama-nama baru tetap memberi sinyal bahwa fase eksplorasi konsumen masih berlangsung, terlebih dengan semakin luasnya infrastruktur pengisian daya dan ragam insentif non-fiskal.


Daftar 20 Mobil Listrik Terlaris Januari 2026 (Wholesales) :

  1. BYD Atto 1 - 3.361 unit
  2. Jaecoo J5 EV - 1.942 unit
  3. BYD M6 - 851 unit
  4. Wuling Darion EV - 790 unit
  5. BYD Sealion 7 - 613 unit
  6. Geely EX2 - 423 unit
  7. Denza D9 - 392 unit
  8. Aion UT - 266 unit
  9. Chery J6 - 215 unit
  10. Aion V - 214 unit
  11. Geely EX5 - 146 unit
  12. VinFast VF3 - 119 unit
  13. XPeng X9 - 105 unit
  14. MG 4 EV - 95 unit
  15. Polytron G3 (termasuk G3+) - 82 unit
  16. Aion Hyptec HT - 77 unit
  17. Aion Y Plus - 67 unit
  18. XPeng G6 Pro - 67 unit
  19. BYD Seal - 45 unit
  20. GWM Ora - 32 unit

(fys/wur)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Mobil Listrik Pertama Pakai Garam hingga China Krisis di Kuba