MARKET DATA

Bos BKPM Ucapkan Terima Kasih Singapura: I Hope You WIll Invest More!

Mentari Puspadini,  CNBC Indonesia
13 February 2026 16:37
Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) sekaligus CEO Danantara, Rosan Roeslani saat menyampaikan paparan dalam Indonesia Economic Outlook 2026 di Gedung Danantara, Jakarta, Jumat (13/2/2026). (Tangkapan Layar Youtube/PerekonomianRI)
Foto: Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) sekaligus CEO Danantara, Rosan Roeslani saat menyampaikan paparan dalam Indonesia Economic Outlook 2026 di Gedung Danantara, Jakarta, Jumat (13/2/2026). (Tangkapan Layar Youtube/PerekonomianRI)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Investasi/ Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan P. Roeslani mengungkapkan Singapura menjadi negara penyumbang investasi terbesar di Indonesia. Dari data BKPM, Singapura menyumbang investasi langsung asing hingga US$ 17,4 miliar pada Januari-Desember 2025.

Ini diungkapkan Rosan dalam Indonesia Economic Outlook 2026 yang diselenggarakan di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (13/2/2026). Acara ini dihadiri oleh Duta Besar Singapura untuk Indonesia Kwok Fook Sen. Di depan Duta Besar Negeri Jiran, Rosan menuturkan rasa terima kasih kepada Singapura.

"Thank you His Excellency because Singapore is still continue supporting Indonesia in direct investment. So I hope you will invest more in Indonesia," kata Rosan.

Adapun, nilai penyertaan modal asing (PMA) alias foreign direct investment (FDI) yang terealisasi masuk ke Indonesia sepanjang 2025 mencapai Rp 900,9 triliun.

Nilai itu tumbuh 0,1% dibanding sepanjang tahun lalu yang terealisasi Rp 900,2 triliun, berdasarkan catatan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM.

Total nilai investasi asing yang masuk sepanjang tahun lalu itu disumbang oleh lima besar negara, yang mayoritas berasal dari negara-negara Asia.

Peringkat pertama investasi asing yang masuk ke Indonesia paling banyak berasal dari Singapura. Setelahnya secara berturut-turut berasal dari Hong Kong senilai US$ 10,6 miliar, China US$ 7,5 miliar, Malaysia US$ 4,5 miliar, dan Jepang US$ 3,1 miliar.

Besaran nilai investasi yang masuk itu melengkapi total penanaman modal dalam neger (PMDN) yang mencapai Rp 1.030,3 triliun sepanjang 2025.

(haa/haa)
[Gambas:Video CNBC]
Next Article BKPM: Investasi Asing Masuk RI Sebesar Rp 212 T Kuartal III-2025


Most Popular
Features