MARKET DATA

Situasi Dunia Makin Rumit, Begini Nasib Investasi Asing ke RI

Robertus Andrianto,  CNBC Indonesia
15 January 2026 19:05
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani saat menyampaikan paparan dalam Konferensi Pers Realisasi Investasi Triwulan IV 2025 & Januari-Desember 2025, Kamis (15/1/2026). (Tangkapan Layar Youtube/Sekretariat Presiden)
Foto: Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani saat menyampaikan paparan dalam Konferensi Pers Realisasi Investasi Triwulan IV 2025 & Januari-Desember 2025, Kamis (15/1/2026). (Tangkapan Layar Youtube/Sekretariat Presiden)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Investasi dan Kepala BKPM Rosan Roeslani mengungkapkan perkembangan geopolitik global turut memengaruhi pertumbuhan penanaman modal asing pada 2025. Seperti diketahui PMA pada 2025 tercatat Rp256,3 triliun atau tumbuh 4,3% yoy. Pertumbuhan tersebut lebih lambat dibandingkan 2024 sebesar 21% yoy.

"Sebetulnya kalau kita lihat bersama kan memang faktor geopolitik, geokonomi, faktor economic tension yang masih ada itu juga tentunya mempengaruhi," ujar Rosan di Gedung Kementerian Investasi/BKPM, Jakarta pada Kamis (15/1/2026).

Namun ia menegaskan bahwa nominal PMA yang masuk masih sesuai dengan target awal.

"Tetapi kalau kita lihat bahwa target yang masuk ini, sebenarnya target yang masuk baik dari dalem-dalem maupun dari luar negeri masih align dengan rencana-rencana kita," tegasnya.

Selain itu, Rosan juga menekankan bahwa terjadi peningkatan signifikan tiap tahunnya dari segi angka.

"Sepuluh tahun terakhir dari 2014-2024 investasi yang masuk Rp9.109 triliun Sementara dari 2024-2029 angka Bappenas investasi Rp13.000 triliun lebih. Kenaikan persentase lebih kecil tapi amountnya meningkat," ucapnya.

(ras/wur)
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Kementerian Investasi Minta Anggaran Rp 1,9 T Dikasih Cuma Rp 775 M


Most Popular
Features