Prabowo Pamer Efek Efisiensi: Tahun Pertama Pemerintahan Hemat Rp308 T

Emir Yanwardhana, CNBC Indonesia
Jumat, 13/02/2026 15:38 WIB
Foto: Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sambutan dalam Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (13/2/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Prabowo Subianto memamerkan efisiensi anggaran dalam aspek kebijakan fiskal yang dilakukan selama satu tahun pemerintahannya. Hal itu dipamerkan Prabowo saat menghadiri Indonesia Economic Outlook 2026 yang digelar di Wisma Danantara Indonesia, Jakarta, Jumat (13/2/2026).



"Di tahun pertama pemerintahan, kita menghemat uang dari anggaran kita sendiri sangat besar, 300 triliun lebih penghematan kita, di akhir tahun 2025 pun kita lakukan," ujarnya.

"Dan kita lihat hasil penghematan tersebut, uang inilah yang kita pakai untuk program MBG dan sebagainya," lanjut ketua umum Partai Gerakan Indonesia Raya itu.

Prabowo bilang, uang-uang yang habis untuk hal-hal tidak produktif, dialihkan ke hal-hal produktif.


"Kita keluarkan semua yang bersifat tidak produktif. Perjalanan luar negeri, seremoni-seremoni tidak perlu, rapat, seminar, FGD dan sebagainya, kajian-kajian, analisa-analisa sudah tidak perlu terlalu banyak kajian, analisa," kata Prabowo.

"Kita sudah tahu masalahnya. Kekurangan infrastruktur, lakukan, desa perlu jembatan buat, rakyat lapar cari pangan, nggak usah terlalu banyak analisa," lanjut eks menteri pertahanan itu.

Lebih lanjut, Prabowo bilang kalau penghematan Indonesia sepanjang tahun pertama pemerintahannya mencapai Rp 308 triliun.

"Ini berapa miliar dolar? 18 miliar dolar, dan kita bisa lakukan lebih besar lagi. Kebocoran harus kita tutup, harus kita kurangi. Saya masih melihat kebocoran-kebocoran besar," ujar Prabowo.


(miq/miq)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Jawab Moody's, RI Bakal Gelar Indonesia Economic Outlook