Economic Outlook 2026

Danantara Mau Pangkas Anak Usaha PT Pupuk, dari 47 Jadi Cuma Beberapa!

Verda Nano Setiawan, CNBC Indonesia
Rabu, 11/02/2026 10:55 WIB
Foto: Chief Operating Officer (COO) Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Dony Oskaria saat menyampaikan paparan dalam acara Economic Outlook 2026 bertema “Consolidating Growth, Accelerating the Transformation” di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Selasa (10/2/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) berencana memangkas jumlah anak usaha di sektor pupuk. Salah satunya dengan merampingkan anak usaha PT Pupuk Indonesia (Persero) yang saat ini mencapai 47 perusahaan.

COO BPI Danantara Dony Oskaria mengatakan bahwa konsolidasi tersebut bertujuan untuk meningkatkan efisiensi serta fokus bisnis perusahaan.

"Pupuk kita punya 47 perusahaan anak. Ini juga akan habis semua. Karena akan terjadi konsolidasi. Sehingga nanti hanya akan ada beberapa saja dari perusahaan pupuk yang memang memproduksi pupuk," ujar Dony dalam acara CNBC Indonesia Economic Outlook 2026 di Hotel Kempinski, Jakarta, dikutip Rabu (11/2/2026).


Danantara sendiri menargetkan pada tahun ini akan memangkas anak hingga cucu usaha Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dari 1.043 entitas menjadi 300 entitas. Dony memastikan di tengah proses konsolidasi tidak akan ada pemangkasan hubungan kerja (PHK).

Para karyawan perusahaan yang ditutup nantinya akan bergabung dengan perusahaan yang bertahan. "Tapi tidak usah khawatir, tidak akan ada PHK karena akan konsolidasi dan karyawan ikut," ujarnya.

Dony menegaskan bahwa konsolidasi BUMN ini merupakan pekerjaan yang harus dilakukan saat ini. Secara logis, sangat sulit Danantara melakukan pemantauan terhadap 1.043 entitas yang berada di bawah naungan pelat merah. "Tapi kalau 300 kita sudah proses mapping itu jauh lebih mudah. Toh dari 300 kalau kita bagi by sector kita hanya masuk 16 saja," katanya.


(pgr/pgr)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Dony Oskaria Buka-bukaan Transformasi & Target Laba BUMN 2026