Istana Benarkan Gedung MUI Bakal Dibangun di Tanah Eks Kedubes Inggris

Emir Yanwardhana, CNBC Indonesia
Selasa, 10/02/2026 19:05 WIB
Foto: Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi saat bertemu wartawan di Istana Negara, Jakarta, Rabu (28/1/2026). (CNBC Indonesia/Emir Yanwardhana)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkapkan rencana pembangunan gedung baru untuk Majelis Ulama Indonesia (MUI). Gedung itu direncanakan berdiri di kawasan strategis Bundaran Hotel Indonesia.

Sebelumnya Presiden Prabowo Subianto, mengungkapkan sudah menyiapkan lahan sekitar 4.000 meter di kawasan Bundaran Hotel Indonesia untuk Gedung MUI. Gedung itu rencananya dibangun dengan tinggi mencapai 40 lantai.

Prasetyo juga mengonfirmasi bahwa lahan yang digunakan adalah, eks Kedutaan Besar Inggris dengan luasan 4.000 meter persegi. Adapun rencana gedung itu akan dibuat baru.


"Tanahnya itu (eks Kedutaan Besar Inggris). Iya (pembangunan dari nol)," kata Prasetyo, di Stasiun Gambir, Jakarta, Selasa (10/2/2026).

Lebih lanjut, Prasetyo belum bisa menjabarkan terkait besaran anggaran yang dialokasikan untuk pembangunan gedung baru ini. Sebabnya saat ini masih dalam proses desain.

"Belum, belum, kalau angkanya belum. Kan baru proses desain," katanya.

Namun dia memastikan bahwa pemerintah memiliki opsi pos anggaran yang bisa disalurkan. Baik melalui Kementerian Agaman maupun skema lainnya.

"Kalau itu masalah cara menyalurkan saja. Bisa lewat Kementerian Agama, ndak lewat Kementerian Agama juga bisa," tuturnya.


(emy/wur)
Saksikan video di bawah ini:

Video:Tok! Pemerintah Cabut 28 Izin Perusahaan Penyebab Banjir Sumatra