Produksi Mau Dipangkas, Tapi RI Masih Impor Bijih Nikel dari Sini
NEWS
Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Pusat Statistik (BPS) RI mencatat, Indonesia mengimpor bijih nikel sebesar 15,84 juta ton sepanjang 2025. Adapun mayoritas sumber impor berasal dari Filipina, yakni mencapai 15,33 juta ton.
Ini artinya, impor bijih nikel dari Filipina mencapai sekitar 97% dari total bijih nikel RI sepanjang 2025 yang tercatat mencapai 15,84 juta ton.
Adapun dari sisi nilai, total impor bijih nikel RI dari Filipina mencapai US$ 725,17 juta. Nilai impor bijih nikel dari Filipina ini juga mencapai 97% dari total nilai impor bijih nikel RI selama 2025 yang mencapai US$ 747,32 juta.
Berikut daftar asal negara impor bijih nikel RI selama 2025, berdasarkan data BPS: