MARKET DATA

RI Impor Bijih Nikel 15,84 Juta Ton di 2025, Terbanyak dari Filipina!

Arrijal Rachman,  CNBC Indonesia
10 February 2026 13:50
A worker poses with a handful of nickel ore at the nickel mining factory of PT Vale Tbk, near Sorowako, Indonesia's Sulawesi island, January 8, 2014. REUTERS/Yusuf Ahmad
Foto: REUTERS/Yusuf Ahmad

Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Pusat Statistik (BPS) RI mencatat, Indonesia mengimpor bijih nikel sebesar 15,84 juta ton sepanjang 2025. Adapun mayoritas sumber impor berasal dari Filipina, yakni mencapai 15,33 juta ton.

Ini artinya, impor bijih nikel dari Filipina mencapai sekitar 97% dari total bijih nikel RI sepanjang 2025 yang tercatat mencapai 15,84 juta ton.

Adapun dari sisi nilai, total impor bijih nikel RI dari Filipina mencapai US$ 725,17 juta. Nilai impor bijih nikel dari Filipina ini juga mencapai 97% dari total nilai impor bijih nikel RI selama 2025 yang mencapai US$ 747,32 juta.

Berikut daftar asal negara impor bijih nikel RI selama 2025, berdasarkan data BPS:

  1. Australia: 0,033 ton
  2. Brasil: 0,020 ton
  3. China: 218.007 ton
  4. Malaysia: 0,001 ton
  5. Belanda: 0,002 ton
  6. Filipina: 15,33 juta ton
  7. Kepulauan Solomon: 288.440 ton
  8. Taiwan: 3.331 ton
  9. Amerika Serikat: 0,124 ton.

(wia)
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Produksi Batu Bara & Nikel Jadi Dipangkas Tahun Ini? Ini Kata ESDM


Most Popular
Features