Video: Bos MI Bedah Sebab Penting Moody's Turunkan Outlook Kredit RI
Jakarta, CNBC Indonesia- Setelah MSCI membekukan rebalancing indeks saham Indonesia, pasar keuangan dalam negeri kembali dihantam sentimen dari Lembaga pemeringkat Moody's Investors Service memangkas Outlook kredit Indonesia dari stabil menjadi negatif imbas meningkatnya ketidakpastian kebijakan pemerintah Presiden Prabowo.
Direktur Panin Asset Management, Rudiyanto menyebutkan penilaian Moody's ini sebagai teguran dari lembaga pemeringkat internasional terhadap pengelolaan negara dan kebijakan pemerintah RI. Salah satunya terkait kondisi defisit APBN 2025 yang nyaris 3% dari PDB hingga kepastian aturan penegakan hukum yang menjadi sorotan investor asing.
Efek penilaian dari lembaga pemeringkat global ini akan menjadi pertimbangan investor sebelum masuk atau berekspansi ke Indonesia. Di pasar modal, isu ini akan berimbas ke nilai tukar Rupiah dan Yield obligasi negara yang akan meningkat.
Seperti apa dampak keputusan MSCI-Moody's ke Indonesia? Langkah apa saja yang diperlukan untuk memperkuat kembali keyakinan pasar ke Indonesia? Selengkapnya simak dialog Andi Shalini dengan Direktur Panin Asset Management, Rudiyanto dalam Squawk Box, CNBC Indonesia (Senin, 09/02/2026)