Toyota Rilis 4 Mobil di IIMS 2026, Yaris Cross Hybrid Rp 399 Juta
Jakarta, CNBC Indonesia - PT Toyota-Astra Motor (TAM) memanfaatkan ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 untuk meluncurkan empat model kendaraan elektrifikasi sekaligus, menandai 55 tahun kiprah merek asal Jepang tersebut di pasar otomotif nasional.
Model yang diperkenalkan mencakup New Vios Hybrid EV, New Yaris Cross G Hybrid EV, New Alphard XE Hybrid EV, serta pengumuman harga resmi New Veloz Hybrid EV yang diposisikan sebagai full hybrid paling terjangkau di segmennya.
Langkah ini memperlihatkan upaya Toyota memperluas jangkauan kendaraan ramah lingkungan di berbagai kelas, mulai dari sedan, SUV kompak, hingga MPV premium dan keluarga. Di saat pasar otomotif domestik tengah bergerak menuju elektrifikasi bertahap, strategi hybrid dinilai menjadi jalan tengah yang lebih realistis bagi konsumen Indonesia yang belum sepenuhnya siap beralih ke kendaraan listrik murni.
Presiden Direktur PT Toyota-Astra Motor Takuya Yokohama mengatakan perluasan lini hybrid merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam menjaga keberlanjutan bisnis sekaligus menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat.
"Sebagai Mobility Company yang telah menemani masyarakat selama 55 tahun, kami berkomitmen untuk menghadirkan solusi mobilitas yang memberikan Peace of Mind dari generasi ke generasi. Melalui perluasan line-up Hybrid EV yang semakin lengkap, termasuk hadirnya New Veloz Hybrid EV sebagai Full Hybrid EV paling terjangkau di kelasnya, kami ingin memastikan teknologi elektrifikasi ramah lingkungan dapat diakses oleh lebih banyak keluarga Indonesia, tanpa mengubah kebiasaan berkendara dan mengorbankan kenyamanan," ujarnya di JiExpo, Jakarta, Kamis (5/2/2026).
Toyota menempatkan New Vios Hybrid EV sebagai pintu masuk segmen sedan elektrifikasi dengan mesin 1.5 liter hybrid CVT. Model ini dibekali sejumlah fitur penunjang kenyamanan dan keselamatan seperti layar hiburan 10 inci, konektivitas Apple CarPlay dan Android Auto, pengisi daya nirkabel, panoramic view monitor, serta paket Toyota Safety Sense. Di sisi lain, New Yaris Cross G Hybrid EV hadir untuk mengisi kebutuhan SUV kompak dengan fokus pada efisiensi bahan bakar dan penggunaan harian di perkotaan.
Untuk kelas atas, Toyota memperkenalkan New Alphard XE Hybrid EV yang diposisikan lebih "valuable" dibanding varian sebelumnya, namun tetap menyasar konsumen MPV premium. Pabrikan juga menambahkan fitur side step otomatis pada lini Alphard dan Vellfire terbaru guna memudahkan akses keluar masuk penumpang, khususnya anak-anak dan lansia.
Selain peluncuran model baru, perhatian pengunjung IIMS juga tertuju pada pengumuman harga New Veloz Hybrid EV. MPV tujuh penumpang tersebut kini resmi dipasarkan dengan teknologi dual engine yang diklaim menawarkan akselerasi lebih responsif sekaligus konsumsi bahan bakar yang lebih hemat. Toyota menilai Veloz Hybrid dapat menjadi jembatan bagi keluarga Indonesia yang ingin masuk ke kendaraan elektrifikasi tanpa perubahan kebiasaan berkendara yang drastis.
Vice President Director PT Toyota-Astra Motor Henry Tanoto menilai respons pasar terhadap model elektrifikasi Toyota terus menunjukkan tren positif.
"Kami sangat berterima kasih atas penerimaan positif terhadap seluruh model-model elektrifikasi Toyota, terutama Hybrid EV. Untuk mempertegas komitmen kami terhadap solusi ramah lingkungan, di IIMS ini kami perluas line up Hybrid EV yang lebih terjangkau. Sekaligus special secara resmi kami memasarkan New Veloz Hybrid EV sebagai standar mobilitas baru keluarga Indonesia. Kami berharap solusi mobilitas yang ditawarkan Toyota dapat selalu menjawab kebutuhan seluruh masyarakat Indonesia," katanya.
Dari sisi harga, Toyota membanderol New Yaris Cross G Hybrid EV mulai Rp399 juta on the road Jakarta, sementara New Vios Hybrid EV dilepas di angka Rp460 juta. Untuk segmen premium, New Alphard XE Hybrid EV dijual Rp1,388 miliar dan varian bensin XE Gasoline Rp1,288 miliar. Adapun New Veloz Hybrid EV dipasarkan mulai Rp308 juta untuk tipe terendah, dengan program harga khusus yang membuat banderolnya turun menjadi Rp303 juta dalam periode tertentu.
(hoi/hoi)