Semua Industri Tumbuh Positif di 2025, Pertambangan Ambruk!

Zahwa Madjid, CNBC Indonesia
Kamis, 05/02/2026 12:01 WIB
Foto: CNBC Indonesia/Wahyu Daniel

Jakarta, CNBC Indonesia - Kinerja pertumbuhan lapangan usaha mayoritas tumbuh pada 2025, saat realisasi ekonomi Indonesia mampu bergerak ke level 5,11% secara tahunan atau year on year (yoy).

Berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS), hanya satu lapangan usaha yang justru ambruk pada 2025, yakni lapangan usaha pertambangan.

"Seluruh lapangan usaha tumbuh positif pada 2025, kecuali lapangan usaha pertambangan," kata Kepala BPS Amalia Adhininggar Widysanti saat konferensi pers, Jakarta, Kamis (5/2/2026).


Kinerja industri pertambangan pada 2025 malah kontraksi atau minus 0,66%.

Sedangkan yang tumbuh tercepat ialah jasa lainnya dengan pertumbuhan 9,93%, jasa perusahaan yang tumbuh 9,10%, serta transportasi dan pergudangan dengan pertumbuhan 8,78%.

"Hal ini antara lain disebabkan peningkatan aktivitas rekreasi, agen perjalanan, dan penyelenggaraan berbagai event nasional, maupun internasional di Indonesia, serta meningkatnya jumlah penumpang di berbagai moda transportasi," tegas Amalia.

Adapun untuk sektor industri pengolahan mampu tumbuh 5,30% dengan kontribusi menjadi yang terbesar terhadap PDB sebesar 19,07%, diikuti perdagangan yang tumbuh 5,49% dengan kontribusi ke PDB 13,17%, lalu pertanian 5,33% dengan kontribusi 13,10%, serta konstruksi 3,81% dengan kontribusi 8,75%.


(arj/mij)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Industri Pengolahan RI Q4-2025 Tetap Ekspansif, PMI 51,86%