MARKET DATA
Internasional

Geger Pembunuh Bayaran di Salon Rambut Negara Paling Bahagia, 3 Tewas

sef,  CNBC Indonesia
05 February 2026 11:23
Bendera Swedia. (Facebook/sweden.se)
Foto: Bendera Swedia. (Facebook/sweden.se)

Jakarta, CNBC Indonesia - Peristiwa menghebohkan terjadi di Swedia, salah satu negara paling bahagia di dunia. Pembunuh bayaran berkeliaran di salon rambut negara itu.

Hal ini terlihat dari pemberitaan AFP, Kamis (5/2/2026). Dilaporkan, Rabu, bagaimana jaksa mendakwa lima orang atas pembunuhan tiga orang di sebuah salon, yang kemudian dikaitkan dengan geng kriminal.

"Seorang pria berusia 21 tahun didakwa dengan tiga tuduhan pembunuhan, dua tuduhan percobaan pembunuhan, dan pelanggaran senjata berat," tulis laman itu.

"Jaksa mengatakan tersangka bertindak sebagai apa yang dapat disebut 'pembunuh bayaran' meski tidak jelas apakah para korban adalah target yang dituju dan siapa yang memerintahkan pembunuhan tersebut," tambahnya.

Sebenarnya kejadian pembunuhan tersebut itu terjadi di kota Uppsala, pada malam festival Valborg tahun lalu. Valborg sendiri merupakan festival menyambut musim semi di Swedia, yang menarik lebih dari 100.000 orang datang ke pusat kota.

Awalnya tersangka pertama kali menembak dua pria di luar salon rambut. Keduanya tidak tewas, di mana salah satu dari mereka lari ke dalam salon dan bersembunyi di toilet.

Tersangka kemudian menembak tiga orang yang berada di dalam salon hingga tewas. Jaksa mengatakan ada kemungkinan mereka bukanlah target yang sebenarnya.

"Korban termuda, yang berusia 15 tahun, tampaknya tidak memiliki hubungan dengan kegiatan kriminal apa pun, dan kemungkinan hanya seorang pelanggan," kata Jaksa Andreas Nyberg.

Lebih lanjut, ujar jaksa, bersama tersangka ditemukan sebuah amplop berisi uang tunai US$11.000 (Rp 185 juta). Ada pula sebuah surat yang berisi daftar berbagai tugas ditemukan saat tersangka ditangkap.

Sementara itu, tiga pria lainnya, berusia 18 hingga 24 tahun, didakwa dengan membantu dan bersekongkol dalam pembunuhan itu. Seorang pria keempat, berusia 25 tahun, didakwa dengan pelanggaran senjata berat dan melindungi penjahat.

"Tersangka utama juga didakwa dengan dua tuduhan percobaan pembunuhan terpisah atas penembakan di Swedia selatan beberapa minggu sebelum pembunuhan tiga orang tersebut," ujar jaksa lagi.

"Sidang dijadwalkan dimulai pada 18 Februari," tambahnya.

Sebenarnya, meski masuk empat negara terbahagia di dunia berdasarkan World Happiness Report,  Swedia telah berjuang selama lebih dari satu dekade untuk mengatasi lonjakan kekerasan geng. Ini terutama terkait dengan persaingan antar geng dan perebutan kendali pasar narkoba.

Menurut data resmi dari Bank Dunia (World Bank), Produk Domestik Bruto (PDB) di Swedia bernilai US$ 610,12 miliar pada tahun 2024. Nilai PDB Swedia mewakili 0,57% dari ekonomi dunia. 

(sef/sef)
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Teror Geng Pembunuh di Penitipan Anak, Terungkap Fakta Mengerikan


Most Popular
Features