MARKET DATA
Internasional

Maskapai Tetangga RI Setop Operasional Boeing 787, Temukan Masalah Ini

Thea Fathanah Arbar,  CNBC Indonesia
04 February 2026 11:40
foto : Ist/www.boeing.com
Foto: Boeing (Ist/www.boeing.com)

Jakarta, CNBC Indonesia - Air India menghentikan sementara operasi salah satu pesawat Boeing 787-8 Dreamliner setelah pilot melaporkan dugaan kerusakan pada saklar kontrol bahan bakar. Langkah ini diambil di tengah sorotan ketat terhadap aspek keselamatan pesawat jenis tersebut.

Dalam pernyataan resmi pada Senin lalu, maskapai tersebut mengatakan telah melaporkan temuan itu kepada regulator penerbangan India. Perusahaan kini melakukan pemeriksaan dengan prioritas tinggi.

"Air India telah memberi tahu regulator terkait dan saat ini sedang meninjau kekhawatiran pilot tersebut secara prioritas," tulis manajemen maskapai, seperti dikutip BBC International, dikutip Rabu (4/2/2026).

Menanggapi hal tersebut, Boeing menyatakan siap mendukung proses peninjauan yang dilakukan maskapai. Dalam pernyataan tertulis, juru bicara perusahaan dirgantara itu menyebut pihaknya "sedang berhubungan dengan Air India dan mendukung peninjauan mereka atas masalah ini."

Penghentian operasi ini terjadi saat investigasi atas kecelakaan fatal pesawat Air India bermodel sama masih berlangsung. Insiden pada Juni tahun lalu itu menewaskan 260 orang dan menjadi salah satu kecelakaan paling mematikan yang melibatkan Boeing 787-8 Dreamliner.

Air India tidak merinci detail teknis kerusakan maupun penerbangan yang terlibat. Namun, laporan Reuters dan The Times of India menyebutkan dugaan masalah saklar bahan bakar tersebut terdeteksi setelah pesawat mendarat di Bengaluru, India selatan, usai terbang dari London.

Kecelakaan fatal tahun lalu terjadi kurang dari satu menit setelah pesawat lepas landas dari Bandara Ahmedabad di India barat menuju London. Biro Investigasi Kecelakaan Pesawat India (AAIB) masih menyelidiki insiden tersebut, dengan laporan akhir diperkirakan terbit dalam beberapa bulan ke depan.

Laporan pendahuluan yang dirilis Juli lalu menyebutkan mesin pesawat mati setelah saklar bahan bakar berpindah dari posisi run ke cut off sesaat setelah lepas landas, meski tidak menjelaskan penyebab pergeseran tersebut. Menyusul laporan itu, regulator penerbangan AS menegaskan bahwa saklar kontrol bahan bakar pada pesawat Boeing dinilai aman.

Sementara itu, regulator penerbangan India telah memerintahkan investigasi menyeluruh terhadap saklar bahan bakar di kokpit pesawat Boeing 787 dan Boeing 737 yang beroperasi di India. Air India menegaskan kembali hasil inspeksinya.

"Air India telah memeriksa saklar pengontrol bahan bakar pada seluruh armada Boeing 787 sesuai arahan DGCA dan tidak menemukan masalah pada mekanisme pengunciannya," kata maskapai tersebut.

(tfa/tps)
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Pesawat Jatuh Tewaskan 260 Orang, Keluarga Korban Gugat Boeing


Most Popular
Features