Update Baru Epstein Files: Kerajaan Eropa Geger-Simulasi Pandemi 2017
Jakarta, CNBC Indonesia - Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ) menerbitkan lebih dari 3 juta halaman berkas Jeffrey Epstein (Epstein Files). Setidaknya ada 2.000 video, 180.000 gambar dan ribuan email dirilis.
Hal ini sesuai tuntutan "Undang-Undang Transparansi Berkas Epstein", yang ditandatangani Presiden AS Trump pada 19 November 2025. Epstein sendiri merupakan pebisnis dan sosialita yang terjerat kejahatan seksual, termasuk anak di bawah umur, ditahan tahun 2008 dan meninggal bunuh diri tahun 2019.
Perlu diketahui sejumlah nama besar masuk ke dalam Epstein Files, mulai dari Trump sendiri, mantan presiden AS lain seperti Bill Clinton, pengusaha Bill Gates dan Elon Musk, Pangeran Inggris Andrew, hingga eks Perdana Menteri (PM) Israel Ehud Barack. Sejumlah pesohor lain juga terdokumentasi seperti Michael Jackson hingga Mick Jagger serta dua pemimpin Arab, Penguasa Uni Emirat Arab (UEA) Mohammed bin Zayed (MBZ) dan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammad Bin Salman (MBS).
Dalam update terbaru Selasa (3/2/2025), ada sejumlah perkembangan. Berikut dikutip CNBC Indonesia, dari sejumlah laman.
1.Dampak Epstein Files di AS: Bill dan Hillary Clinton Akan Bersaksi hingga Kepala Olimpiade LA
Bill dan Hillary Clinton
Bill dan Hillary Clinton dilaporkan bersaksi dalam penyelidikan DPR AS seputar Epstein. Hal ini dikatakan seorang juru bicara mantan presiden ke-42 AS dan ibu negara itu.
Langkah ini dilakukan guna mencegah potensi pemungutan suara untuk menghukum pasangan tersebut karena penghinaan. Perlu diketahui, mereka awalnya menolak hadir di hadapan anggota parlemen.
"Mantan Presiden dan mantan Menteri Luar Negeri akan hadir," merujuk Hillary yang pernah menjadi Menlu dan Bill.
"Mereka berharap dapat menetapkan preseden yang berlaku untuk semua orang," kata juru bicara Angel Urena, di X.
Sementara itu, Partai Demokrat AS mengatakan penyelidikan tersebut dipersenjatai untuk menyerang lawan politik Trump. Trump sendiri yang juga merupakan rekan lama Epstein belum dipanggil untuk bersaksi.
Sebenarnya, Trump telah menghabiskan waktu berbulan-bulan mencoba untuk memblokir pengungkapan berkas investigasi yang terkait dengan Epstein. Namun upaya itu gagal.
Email Genit Kepala Olimpiade LA
Kepala Olimpiade Los Angeles (LA), Casey Wasserman, meminta maaf setelah email-email genit puluhan tahun yang lalu antara dirinya dan mantan pacar Epstein yang dipenjara muncul dalam berkas-berkas tersebut. Wasserman, ketua panitia penyelenggara Olimpiade Los Angeles 2028, mengatakan bahwa pertukaran emailnya dengan Ghislaine Maxwell pada tahun 2003, yang menjalani hukuman 20 tahun penjara karena memperdagangkan gadis di bawah umur untuk Epstein, terjadi sebelum kejahatannya diketahui.
Ia mengatakan bahwa ia tidak pernah memiliki hubungan pribadi atau bisnis dengan Jeffrey Epstein. Ia menambahkan bahwa ia sangat menyesal telah memiliki hubungan apa pun dengan mereka berdua.
Gelar Bangsawan Eks Senator AS Dicabut
Universitas Queen di Irlandia Utara menghapus nama mantan senator AS George Mitchell dari salah satu institutnya karena hubungannya dengan Epstein. Mitchell menjadi perantara negosiasi yang pada tahun 1998, mengakhiri tiga dekade konflik atas kekuasaan Inggris di Irlandia Utara, dan menjabat sebagai rektor universitas bergengsi tersebut dari tahun 1999-2009.
Kumpulan dokumen terbaru mencakup 339 referensi tentang Mitchell, termasuk beberapa janji temu dan makan siang. Mitchell sebelumnya mengatakan bahwa ia menyesal telah bertemu dan mengenal Epstein serta mengatakan bahwa ia tidak mengetahui tindakan ilegalnya.
2.Kerajaan-Kerajaan Eropa Geger
Inggris
Perdana Menteri (PM) Inggris Keir Starmer bereaksi soal Epstein Files. Ini terkait masuknya politisi senior Inggris dalam dokumen itu.
Ia mengatakan bahwa Peter Mandelson, mantan duta besar Inggris untuk AS, harus dicabut keanggotaannya di House of Lords, majelis tinggi parlemen Inggris. Mandelson, tegasnya, harus mempertanggungjawabkan tindakan dan perilakunya.
Starmer pun telah memerintahkan penyelidikan atas kontak Mandelson dengan Epstein. Mandelson (72) sendiri dipecat sebagai duta besar untuk AS tahun lalu.
Ia dipecat bukan hanya karena kedekatannya dengan Epstein tapi juga karena dugaan pembayaran menerima uang dari sang pejabat kelamin di tahun 2000-an. Ia diyakini mengirimkan laporan ekonomi sensitif yang ditujukan untuk perdana menteri saat itu, Gordon Brown, kepada Epstein pada tahun 2009, ketika ia menjabat sebagai sekretaris bisnis Brown.
Sementara itu, nasib buruk masih menggelayuti Andrew Mountbatten-Windsor, adik Raja Charles III. Ia sebelumnya telah dicabut gelar kerajaannya Oktober lalu.
Dirinya diminta segera bersaksi di hadapan Kongres AS tentang kejahatan Epstein. Seorang wanita menyebut dirinya diperdagangkan ke Inggris untuk hubungan seksual dengan sang mantan pangeran.
Ini menjadi tuduhan pelecehan seksual kedua yang diduga dilakukan Andrew setelah pengakuan setelah Virginia Giuffre. Ia mengatakan dirinya diperdagangkan oleh Epstein dan dilecehkan secara seksual tiga kali oleh Andrew, termasuk ketika dia berusia 17 tahun.
Setelah Giuffre mengajukan gugatan terhadap Andrew, yang berulang kali membantah. Namun, di 2022, ia membayar ganti rugi jutaan poundsterling Giuffre meski tak mengakui kesalahan apa pun.
Dilaporkan pula bahwa mantan istri Andrew, Sarah Fergusson juga terkait dengan Epstein. Ia bahkan mengucapkan terima kasih pada sang predator.
"Terima kasih Jeffrey karena telah menjadi saudara yang selalu saya inginkan," tulis Ferguson, yang dijuluki "Fergie", dalam sebuah email tertanggal Agustus 2009.
"Kau adalah legenda," demikian bunyi email Juni 2010.
"Aku benar-benar tidak punya kata-kata untuk menggambarkan, sayangku, rasa terima kasih atas kemurahan hati dan kebaikanmu. Xx Aku siap melayanimu. Nikahi aku saja."
Norwegia
Dilaporkan bagaimana Putri Mahkota Norwegia Mette-Marit muncul setidaknya 1.000 kali dalam jutaan dokumen Epstein.
Dalam sebuah email, Mette-Marit bertanya kepada Epstein apakah "tidak pantas bagi seorang ibu untuk menyarankan dua wanita telanjang membawa papan selancar untuk wallpaper kamar putra saya yang berusia 15 tahun".
Dalam respons terbarunya kemarin, ia mengatakan "dirinya telah menunjukkan penilaian yang buruk" atas persahabatannya yang "memalukan" dengan Epstein. Menurut istana, Mette-Marit menghentikan kontak dengan Epstein pada tahun 2014.
Belgia
Pangeran Laurent dari Belgia juga disebut melakukan dua pertemuan "satu lawan satu" dengan Epstein. Ini terjadi pada tahun 1990-an dan awal 2000-an.
Namun, adik laki-laki Raja Philippe yang berusia 62 tahun itu membantah. Ia mengaku tak pernah bertemu dengan pengusaha itu, baik di acara publik atau kelompok.
3.Simulasi Pandemi 2017
Epstein File juga membuka fakta baru soal pandemi. Hal ini terungkap dalam sebuah email tertanggal 3 Maret 2017.
Email itu ditujukan langsung kepada pendiri Microsoft, Bill Gates. Ini mengungkapkan bahwa serangkaian topik penting, termasuk simulasi pandemi.
Bukan hanya itu, email itu juga berisi senjata neuroteknologi yang berkaitan dengan keamanan nasional. Pembahasan itu dilakukan persis tiga tahun penuh sebelum pandemi virus corona (Covid-19) yang melanda dunia.
Secara rinci, dalam email yang dikirim dengan subjek "pengiriman dan ruang lingkup BGC3", Epstein menawarkan proposal di berbagai bidang, mulai dari keamanan nasional hingga kesehatan. Surat-menyurat tersebut secara langsung ditujukan kepada Gates dengan sapaan "Bill" dan menyebutkan bahwa pekerjaan sedang dilakukan pada lima topik utama.
Pertama, terkait simulasi pandemi. Ini mengarah ke persiapan spesifikasi teknis dan rekomendasi pelacakan untuk strain pandemi.
Kedua, senjata neuroteknologi. Ini merujuk ke studi makalah putih tentang neuroteknologi yang dapat digunakan sebagai "senjata" dalam industri intelijen dan pertahanan nasional.
Lalu ketiga, data kesehatan digital. Ini mengarah ke pengembangan sistem digital berdasarkan "bukti tanpa pengetahuan" yang akan meningkatkan akses ke data kesehatan pribadi dan memastikan keamanan.
Keempat, penyakit kronis dan ilmu otak. Hal ini memberikan rekomendasi neuroteknologi untuk penyakit degeneratif dan kronis.
Kelima, ini membahas ekonomi kesehatan. Itu merujuk persiapan laporan komprehensif tentang pengeluaran kesehatan konsumen di Amerika Serikat.
Menurut dokumen tersebut, Epstein menyatakan bahwa setelah pertemuannya dengan Gates, ia bekerja sama dengan sekelompok ahli yang mencakup nama-nama seperti "Rodger, Mark, Chris, Trevor, dan Geoff" untuk menghasilkan proyek-proyek tersebut. Di akhir surat menyurat, Epstein mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kesempatan ini dan menyatakan bahwa ia "siap membantu dengan cara apa pun."
(sef/sef)