10 Photos
Potret Tokoh Dunia di Epstein Files, Trump hingga Paus & Pangeran Arab
Departemen Kehakiman AS merilis jutaan dokumen kasus Jeffrey Epstein yang menyeret nama tokoh ternama dunia. Tak hanya Donald Trump terlihat di sana.
Jutaan berkas baru terkait pelaku kejahatan seksual Jeffrey Epstein telah dirilis oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ), akhir pekan kemarin. Dokumen yang kemudian disebut Epstein Files ini dibagikan pemerintah Paman Sam, sebagai bagian dari kepatuhan pada Undang-Undang Transparansi di negeri itu. (via REUTERS/U.S. Justice Department)
Dilaporkan, ada 3 juta halaman, 180.000 gambar, dan 2.000 video yang dipublikasikan. Dalam salah satu foto, terlihat mantan Presiden Amerika Serikat (AS), Bill Clinton. (via REUTERS/U.S. Justice Department)
Perlu diketahui, Epstein dihukum di 2008 karena meminta hubungan seks dari seorang gadis berusia 14 tahun. Epstein sendiri telah meninggal pada Agustus 2019 saat berada di penjara dengan cara bunuh diri, meski masih menjadi misteri. Clinton merupakan salah satu sosok yang kerap muncul dalam dokumen. Mengutip AFP, Selasa (3/2/2026), Clinton akan bersaksi di DPR AS soal keterkaitannya dengan Epstein. (via REUTERS/U.S. Justice Department)
Dalam foto lainnya, yang masih merupakan bagian dari Epstein Files, Clinton juga terlihat bersama Michael Jackson dan Diana Rose. Namun belum diketahui bagaimana pertemanan mereka dengan Epstein, mengingat statusnya sebagai sosialita global. (via REUTERS/U.S. Justice Department)
Foto Bill Clinton termasuk cukup banyak. Selain foto dirinya dengan seorang wanita yang dihitamkan kepalanya. Ada pula lukisan dirinya yang menggunakan pakaian wanita. (via REUTERS/U.S. Justice Department)
Dalam sebuah file lain, terlihat bagaimana aktor komedian Christopher Tucker juga bersama Epstein. Namun belum diketahui juga seberapa jauh kedekatan keduanya. (via REUTERS/U.S. Justice Department)
Dalam foto ini, nampak Presiden AS saat ini, Donald Trump berfoto bersama Epstein. Trump muda memang ratusan kali disebut dalam Epstein Files. Saat diklarifikasi, Trump mengakui memiliki hubungan pertemanan dengan Epstein, meski ia mengatakan hubungan itu memburuk bertahun-tahun yang lalu dan telah membantah mengetahui kejahatan seksualnya. (Dok. epsteinsimages)
Selanjutnya, ada pula foto Epstein bersama industrialis, wirausahawan, dan pendiri Virgin Group Richard Branson. Dalam pertukaran email dari tahun 2013, Branson tampaknya mengatakan kepada Epstein bahwa "sangat menyenangkan" bertemu dengannya". "Kapan pun Anda berada di daerah ini, saya ingin bertemu Anda. Asalkan Anda membawa harem Anda!" tulisnya. Sebenarnya, Virgin Group mengklarifikasi bahwa "harem" merujuk pada tiga anggota dewasa dari tim Epstein. Perusahaan mengatakan kontak apa pun yang dilakukan Richard Branson dengan Epstein hanya terjadi hanya beberapa kali dari dua belas tahun yang lalu, dan terbatas pada pengaturan kelompok atau bisnis, seperti acara tenis amal. (Dok. epsteinsimages)
Terdapat foto tokoh Paus Yohanes Paulus II dan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammad Bin Salman (MBS) dalam sebuah figura yang dipajang dalam rumah Epstein. Belum diketahui hubungannya dengan sosok itu. (Dok. epsteinsimages)
Eks pangeran Inggris, Andrew, dengan mantan istrinya Sarah Ferguson juga terdapat dalam foto yang disimpan dalam rumah Epstein. Saat ini, adik Raja Inggris, Charles III itu didesak bersaksi di DPR AS soal kejahatan Epstein. (Tangkapan layar melalui dokumen pengadilan/CNBC Internasional)
Bill Gates juga ada dalam Epstein Files. Dilaporkan dua email tanggal 18 Juli 2013. Satu email ditulis sebagai surat pengunduran diri dari Yayasan Bill dan Melinda Gates, di mana ada keluhan tentang obat untuk Gates "guna mengatasi konsekuensi dari hubungan seks dengan gadis-gadis Rusia". Email lain, yang dimulai dengan "Bill yang terhormat", mengeluh tentang Gates yang telah mengakhiri persahabatan dan membuat klaim lebih lanjut tentang Gates yang telah mencoba menutupi infeksi menular seksual, termasuk dari istrinya saat itu, Melinda. Namun, seorang juru bicara Gates mengatakan "klaim-klaim ini dari seorang pembohong yang terbukti dan tidak puas, benar-benar tidak masuk akal dan sepenuhnya salah". Dalam dokumen lain, dimuat pula email yang ditujukkan kepada Gates soal simulasi pandemi. Email dikirim 2017.
(Dok. Anggota Partai Demokrat di Komite Pengawasan DPR AS)
Foto-foto juga memperlihatkan bagaimana Epstein sedang memasak bersama CEO DP World, Sultan Ahmed bin Sulayem. Ia adalah salah satu penguasa Dubai, Uni Emirat Arab (UEA). (Photo by House Oversight Democrats / AFP)
Diketahui CEO Tesla, Elon Musk juga pernah terlibat bersama Epstein. Elon Musk bahkan menulis pertanyaan kepada Epstein "kapan pesta terliar di pulaunya akan diadakan".
Ini terlihat dari email-email Musk di tahun 2012. Di email November 2012, Epstein bahkan bertanya ke Musk berapa banyak orang yang perlu diangkutnya dengan helikopter ke pulau itu dan Musk menjawab bahwa hanya dirinya dan istrinya saat itu, Talulah Riley. Ada pula sebuah email dari Musk kepada Epstein pada Natal tahun 2012. Berisi pertanyaan Musk apakah sang pemodal telah merencanakan pesta karena ia perlu "bersantai". (REUTERS/Gonzalo Fuentes/File Photo)