MARKET DATA

Sepanjang 2025, Neraca Dagang RI Surplus US$41,05 Miliar

Zahwa Madjid,  CNBC Indonesia
02 February 2026 11:30
Deputi Bidang Distribusi dan Jasa, Ateng Hartono saat meyampaikan rilis BPS Senin, (2/2/2026). (Tangkapan Layar Youtube/BPS Statistics)
Foto: Deputi Bidang Distribusi dan Jasa, Ateng Hartono saat meyampaikan rilis BPS Senin, (2/2/2026). (Tangkapan Layar Youtube/BPS Statistics)

Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia mengalami surplus secara kumulatif pada Januari - Desember 2025 sebesar US$ 41,05 miliar. Surplus ini lebih besar dibandingkan dengan tahun 2024, sebesar US$ 31,04 miliar.

Surplus ini dipicu oleh angka ekspor sepanjang Januari - Desember yang mencapai US$ 282,21 miliar, lebih tinggi dari impor kumulatif pada periode yang sama US$ 241,86 miliar.

"Kita lihat perbandingan cukup tinggi kondisi Januari-Desember dibandingkan Januari-Desember 2024," kata Deputi Bidang Distribusi dan Jasa, Ateng Hartono, dalam rilis data BPS, Senin (2/2/2026).

Ateng menuturkan surplus sepanjang Januari-Desember 2025 ditopang oleh surplus nonmigas US$ 60,75 miliar. Sementara itu, neraca migas mengalami defisit US$ 19,70 miliar.

(haa/haa)
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Neraca Dagang RI Surplus 63 Bulan Beruntun, Airlangga & BI Buka Suara


Most Popular
Features