MARKET DATA
Internasional

Jepang Temukan 'Harta Karun' Raksasa Baru, 6.000 M Bawah Laut

sef,  CNBC Indonesia
02 February 2026 11:20
Bendera Jepang. (Dok. Freepik)
Foto: Bendera Jepang (Dok. Freepik)

Jakarta, CNBC Indonesia - Jepang menemukan "harta karun" baru dunia. Ini terungkap usai misi uji coba dilakukan dan diumumkan hasilnya Senin (2/2/2026).

Negara itu mengatakan unsur tanah jarang telah ditemukan di kedalaman laut 6.000 meter, sekitar 20.000 kaki. Sampel dikumpulkan oleh kapal pengeboran ilmiah laut dalam bernama Chikyu, yang berlayar bulan lalu menuju pulau terpencil Minami Torishima di Pasifik.

Jepang mengatakan misi tersebut merupakan upaya pertama di dunia untuk memanfaatkan unsur tanah jarang di laut dalam pada kedalaman tersebut. Laut sekitar Minami Torishima yang berada di perairan ekonomi Jepang, diperkirakan mengandung lebih dari 16 juta ton logam tanah jarang, yang menurut harian bisnis Nikkei merupakan cadangan terbesar ketiga di dunia.

"Rinciannya akan dianalisis, termasuk berapa banyak unsur tanah jarang yang terkandung dalam sampel tersebut," kata juru bicara pemerintah Kei Sato, di"muat AFP.

"Pencapaian yang berarti baik dalam hal keamanan ekonomi maupun pembangunan maritim yang komprehensi," tambahnya.

Jepang sendiri berupaya mengurangi ketergantungan pada China untuk mineral berharga tersebut. China sejauh ini merupakan pemasok logam tanah jarang terbesar di dunia, menyumbang hampir dua pertiga dari produksi penambangan logam tanah jarang dan 92% dari produksi olahan global, menurut Badan Energi Internasional.

Saat ini, China telah meningkatkan tekanan Jepang setelah Perdana Menteri (PM) Sanae Takaichi menyatakan bahwa Tokyo mungkin akan bereaksi secara militer terhadap serangan terhadap Taiwan, pada November. Sebelumnya Beijing berjanji menguasai Taiwan bahkan dengan kekerasan.

Diketahui China telah memblokir ekspor barang "penggunaan ganda" ke Jepang yang berpotensi memiliki kegunaan militer. Ini memicu kekhawatiran di Jepang bahwa Beijing dapat mencekik pasokan logam tanah jarang, yang beberapa di antaranya termasuk dalam daftar barang penggunaan ganda Tiongkok.

Logam tanah jarang terdiri dari 17 logam yang sulit diekstraksi dari kerak bumi. Ini digunakan dalam segala hal mulai dari kendaraan listrik hingga hard drive, turbin angin, dan rudal.

"Jika Jepang dapat berhasil mengekstrak logam tanah jarang di sekitar Minami Torishima secara terus-menerus, hal itu akan mengamankan rantai pasokan domestik untuk industri-industri kunci," kata peneliti di International Institute for Strategic Studies (IISS), Takahiro Kamisuna.

"Demikian pula, ini akan menjadi aset strategis utama bagi pemerintah Takaichi untuk secara signifikan mengurangi ketergantungan rantai pasokan pada China," ujarnya.

(sef/sef)
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Video: Perebutan Logam Langka Dunia


Most Popular
Features