MARKET DATA

RI Bentuk Konsorsium Proyek Ekosistem Baterai EV Senilai Rp100 Triliun

Verda Nano Setiawan,  CNBC Indonesia
30 January 2026 17:22
Penandatanganan kerja sama. (CNBC Indonesia/Verda Nano Setiawan)
Foto: Penandatanganan kerja sama. (CNBC Indonesia/Verda Nano Setiawan)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyaksikan penandatanganan Framework Agreement Konsorsium PT Aneka Tambang Tbk (Antam) - PT Industri Baterai Indonesia (IBI) - HYD dalam rangka pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik terintegrasi, di Gedung Kementerian ESDM, Jumat (30/1/2026).

Menurut Bahlil, proyek kerja sama senilai US$ 6 miliar atau sekitar Rp 100 triliun ini merupakan hasil dari proses negosiasi panjang yang telah dimulai sejak 2020. Terutama saat dirinya masih menjabat sebagai Menteri Investasi/Kepala BKPM.

"Ini adalah bagian daripada negosiasi yang cukup panjang sekali. Dulu tahun 2020 mulai saya rintis ini sejak saya masih kepala BKPM Menteri Investasi waktu itu adalah bagaimana kita mendorong pembangunan hilirisasi dan membangun ekosistem baterai mobil yang terintegrasi," kata Bahlil di Gedung Kementerian ESDM, Jumat (30/1/2026).

Bahlil menceritakan bahwa semula pemerintah menggandeng dua mitra global, yakni LG dari Korea Selatan dan CATL dari China, untuk membangun ekosistem baterai di Indonesia. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi monopoli dalam pengembangan industri strategis tersebut.

Namun dalam prosesnya, LG banyak pertimbangan dan tidak memenuhi komitmen awal. Sehingga pemerintah memutuskan untuk melanjutkan proyek tersebut tanpa LG.

"Nah, terakhir LG nya banyak pertimbangan 4 tahun, FS-nya lama sekali. Akhirnya karena waktu yang tidak menentu, kami memutuskan untuk udah kau ambil barangnya saja," ujar Bahlil.

Adapun investasi ekosistem kendaraan listrik ini mencakup dari hulu sampai hilir, dari pertambangan, pembangunan smelter berteknologi High Pressure Acid Leaching (HPAL), pabrik prekursor dan katoda, baterai cell, dan recycle.

"Saya ingin untuk investasi hilirisasi ini betul-betul berjalan dengan win-win yang saling menguntungkan. yang saling menguntungkan teman-teman dari Huayou maupun apa HYD ini ya," katanya.

(pgr/pgr)
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Daya Tahan Kuat, Terobosan Industri Baterai Tiongkok Untungkan RI?


Most Popular
Features