Pemerintah Bertekad Jadi Pemain Kunci Global di Sektor Emas
Jakarta, CNBC Indonesia - Direktur Hilirisasi Mineral dan Batu Bara, Kementerian Investasi dan Hilirisasi/ BKPM, Rizwan Aryadi Ramdhan buka-bukaan soal upaya pemerintah dalam menjadi pemain kunci di sektor emas. Pasalnya ia melihat tren emas di global sangat luar biasa dan sangat besar potensinya untuk mendorong potensi ekonomi di Indonesia.
Berbagai upayapun saat ini telah dilakukan pemerintah dalam mendorong hilirisasi di sektor emas. Salah satunya lewat pembentukan Bank Emas atau bullion bank.
"Jadi memang yang tadi disampaikan harga emas dari akhir tahun lalu sampai Januari meningkat pesat. Memang ini perlu dimanfaatkan juga oleh Pemerintah untuk menyusun strategi. Jadi Indonesia tidak cuma jadi penonton tapi pemain kunci," ujar Rizwan dalam Gold Outlook 2026 di Gedung Auditorium Bank Mega Jakarta, Jumat, (30/1/2026).
Rizwan mengatakan, berdasarkan roadmap sampai 2040 permintaan emas global diperkirakan mencapai 3900 ton emas. Sehingga Pemerintah memandang perlu mendorong hilirisasi tersebut.
Lewat kebijakan tersebut diharapkan pemerintah bisa menekan ekspor bahan mentah atau setengah jadi menjadi produk dengan nilai tambah.
Selain itu, pemerintah juga terus mendorong pengembangan inovasi pada bank bullion agar bisa melayani transaksi logam mulia dan dapat bergulir di dalam ngeri sebagai aset likuid dibandingkan disimpan di luar negeri.
"Beberapa upaya Pemerintah lainnya adalah percepatan PSN. Seperti di gresik Sulawesi untuk proyek di komoditas emas. Lalu seperti di PTFI peningkatan saham untuk memastikan kendali hilirisasi emas di masa depan," terangnya.
[Gambas:Video CNBC]