Bangun 54 Tower Rusun Subsidi di Meikarta, Lippo Rogoh Kocek Segini

Chandra Dwi Pranata, CNBC Indonesia
Kamis, 29/01/2026 16:55 WIB
Foto: Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP) Maruarar Sirait di kawasan Meikarta, Cikarang Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (29/1/2026). (CNBC Indonesia/Chandra Dwi Pranata)

Bekasi, CNBC Indonesia - Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP) Maruarar Sirait mengungkapkan pihaknya telah memulai proses pembukaan lahan (land clearing) untuk rumah susun (rusun) subsidi di kawasan Meikarta, Cikarang Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Adapun proses land clearing mulai dilakukan pada Kamis (29/1/2026) hari ini. Lahan pertama yang dilakukan land clearing berada dekat dengan Gerbang Tol Cibatu, yang berada di Tol Jakarta-Cikampek.

"Hari ini, kami akan memulai proses land clearing untuk rusun subsidi Meikarta," kata Ara dalam paparannya, Kamis (29/1/2026).


Ara menambahkan investasi pembangunan rusun subsidi Meikarta akan disiapkan sebesar Rp 39 triliun oleh Lippo Group, sebagai pengembang dan pemilik kompleks Meikarta. Investasi tersebut dilakukan untuk membangun 54 tower yang terletak di tiga area yang berbeda di atas lahan sekitar 3 hektare (ha). Dengan ini, maka satu kawasan nilai investasinya mencapai Rp 13 triliun.

"Nilai investasi satu kawasan bisa Rp 13 triliun, itu di luar tanah ya. Berarti kalau 3 kawasan itu bisa capai Rp 39 triliun.
Kurang lebih begitu. Saya rasa tidak ada proyek perumahan di Indonesia yang Rp 39 triliun investasinya di luar tanah," kata Ara dalam paparannya di acara Land Clearing Rusun Subsidi Meikarta, Kamis (29/1/2026).

Foto: Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP) Maruarar Sirait di kawasan Meikarta, Cikarang Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (29/1/2026). (CNBC Indonesia/Chandra Dwi Pranata)
Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP) Maruarar Sirait di kawasan Meikarta, Cikarang Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (29/1/2026). (CNBC Indonesia/Chandra Dwi Pranata)

Secara keseluruhan masing-masing kawasan akan dibangun 18 tower yang mencakup 2.600 unit hunian. Dengan demikian, total tower yang akan dibangun di tiga lokasi bakal mencapai 54 tower dengan total 141.000 unit.

"2.600 unit, dikali 18 tower, jadi 47.000 unit. Itu 1 kawasan ya, kalau ada 3 kawasan, jadi ada 54 tower, huniannya ada 141.000 unit. Ini bisa jadi rusun terbesar yang pernah dibangun," jelasnya.

Rencana pembangunan rusun subsidi di kawasan Meikarta sejalan dengan kerangka kebijakan dan program pemerintah, yang pelaksanaannya akan tunduk pada ketentuan peraturan perundang-undangan serta mekanisme perizinan yang berlaku.

Menurut Ara, kawasan Meikarta dinilai memiliki kebutuhan hunian yang tinggi, terutama dari kalangan pekerja dan buruh yang beraktivitas di kawasan industri sekitar.

"Kawasan Meikarta itu strategis ya, dekat dengan kawasan industri, sehingga kehadiran rusun subsidi dinilai tepat," ujarnya.

Adapun nantinya, masing-masing tower rusun akan terdiri atas 32 lantai, di mana fasilitas dasar seperti area parkir, ritel, dan lain-lain tentunya tersedia.


(chd/wur)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Harga Rusun Subsidi di Kota Bakal Naik, Segini Bocorannya!