Resmi Dibuka, Investor Respons Positif Indonesia Pavillion Davos 2026
Jakarta, CNBC Indonesia - Indonesia telah meresmikan Indonesia Pavilion dalam rangkaian Annual Meeting World Economic Forum (WEF) Davos 2026. Prosesi ini menandai dimulainya rangkaian diplomasi investasi Indonesia di panggung ekonomi global.
Untuk diketahui, Indonesia Pavilion ini dibuka langsung oleh Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus CEO Danantara Indonesia Rosan P. Roeslani, bersama CIO Danantara Indonesia Pandu Sjahrir, Duta Besar Republik Indonesia untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa Sidharto Reza Suryodipuro, serta Wakil Ketua KADIN Indonesia Bidang Hubungan Luar Negeri Bernardino Vega.
"Total ada 13 panel di Indonesia Pavilion. Dan responnya positif, tamu-tamu senang dengan pavilion Indonesia, karena terbuka dan menarik. Kita menampilkan beberapa hal, baik yang ditampilkan oleh pemerintah maupun dunia usaha, seperti KADIN dan lain-lain. Termasuk kita juga menampilkan apa saja update dari kebijakan, regulasi, dan peluang investasi di Indonesia, yang memang harus disampaikan kepada investor global," ujar Rosan dalam keterangan tertulis, dikutip Senin (26/1/2026).
Lebih jauh, peresmian Indonesia Pavilion menjadi momentum strategis bagi Indonesia untuk menegaskan posisinya sebagai mitra dialog dan investasi yang aktif, di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi dan fragmentasi geopolitik global. Melalui kehadiran terpadu pemerintah, dunia usaha, dan perwakilan diplomatik, Indonesia menyampaikan pesan konsistensi kebijakan serta kesiapan untuk memperluas kerja sama ekonomi jangka panjang.
Adapun Indonesia Pavilion yang berlangsung pada 19-23 Januari 2026 mengusung tema "Indonesia Endless Horizons". Pavilion yang terselenggara atas kerja sama Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Danantara Indonesia dan KADIN ini menjadi pusat berbagai agenda strategis, mulai dari panel tematik, pertemuan bilateral, hingga dialog tingkat tinggi dengan investor dan pemimpin global.
Selain itu, tempat ini juga dirancang sebagai ruang diplomasi ekonomi yang tidak hanya menyampaikan narasi, tetapi juga mendorong percakapan konkret mengenai peluang investasi dan kolaborasi lintas sektor.
"Jadi memang appetite dari investor yang hadir di Indonesia Pavilion sangat baik. Investor melihat Indonesia dengan pertumbuhan ekonomi yang stabil serta indikator-indikator lainnya sangat positif. Dan juga sektor-sektor misalnya food security, energy transition mendapatkan perhatian tinggi di sini," terang dia.
Sebelum diresmikan, Indonesia Pavilion telah menyelenggarakan berbagai pertemuan penting dan strategis serta beberapa panel. Adapun panel-panel yang terselenggara sebelumnya mengangkat tema sumber daya manusia, infrastruktur pembiayaan, serta finansial. Melalui peresmian Indonesia Pavilion di WEF Davos 2026, Indonesia menunjukkan kehadirannya di forum global bukan hanya bersifat simbolik, melainkan bagian dari upaya terstruktur untuk memperluas jejaring, memperdalam dialog, dan membuka peluang investasi yang konkret dan berkelanjutan.
[Gambas:Video CNBC]